Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Naik Karena Keraguan Kesepakatan Dagang, Pidato Powell Menjadi Beban

Must Read

StrongBlock Luncurkan Protokol DeFi tetapi Harga Token Merosot 70%

Protokol DeFi yang baru saja diluncurkan, StrongBlock telah mengumumkan integrasi oracle Chainlink - namun harga token aslinya...

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

Perdagangan di sekitar logam mulia emas tampak mendapatkan dorongan-dorongan positif saat diperdagangkan pada hari Kamis kemarin (14/11). Kondisi kesepakatan dagang AS dan China yang tidak ada pembaruan sama sekali memberikan lonjakan permintaan pada logam mulia. Harga emas mengalami kenaikan pada indeks berjangka dan juga pada emas dalam batangan.

Kenaikan hari Kamis merupakan perpanjangan kenaikan yang telah terjadi sejak hari Selasa kemarin. Pasalnya antara Presiden Trump dengan Presiden Xi tampaknya belum bisa menemukan titik kesepahaman pada kesepakatan dagang. Sehingga sampai saat ini kesepakatan kedua belah pihak belum mendapatkan kepastian. Padahal beberapa pekan kemarin kedua belah pihak telah melangkah maju dan hampir menyelesaikan kesepakatan penting tersebut.

Dengan selera risiko yang tertahan cenderung lemah, telah membuat harga emas melonjak pada hari Kamis kemarin. Pada emas berjangka Comex AS ditutup dengan kenaikan 0,7 persen menuju ke 1,473. Bahkan sejak lonjakan pada hari Selasa kemarin, logam mulia telah mencatat kenaikan total mencapai $20 per ounce. Sebelumnya sempat mengalami penurunan dari puncak di 1,520 pada awal bulan November kemarin.

Logam mulia sendiri selalu menjadi perlindungan nilai bagi para pelaku pasar dan investor ketika perang dagang antara AS dan China memanas. Sementara itu penurunan pada awal bulan ini terjadi setelah pemerintah AS dan China menyampaikan bahwa akan mencapai kesepakatan dagang tahap awal.

Tekanan bagi harga emas untuk saat ini mungkin datang dari pernyataan Ketua Fed Powell. Dia mengatakan bahwa untuk saat ini bank sentral AS tidak akan melakukan perubahan suku bunganya. Latar belakang keputusan tersebut adalah kondisi ekonomi yang terus mengalami pertumbuhan. Perubahan suku bunga akan dilakukan jika memang ada penurunan perekonomian yang buruk.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

StrongBlock Luncurkan Protokol DeFi tetapi Harga Token Merosot 70%

Protokol DeFi yang baru saja diluncurkan, StrongBlock telah mengumumkan integrasi oracle Chainlink - namun harga token aslinya...

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri kekuatan untuk memutuskan perjanjian perceraian...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -