Sunday, January 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Naik Mengesankan Ketika Ada Berita Positif Tentang Stimulus AS

Must Read

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari...

Harga emas naik ketika diperdagangkan hari Rabu (21/10) saat sesi Asia berlangsung. Katalis utama yang mendorong harga logam mulia melonjak adalah kabar dari stimulus ekonomi AS. Pasalnya stimulus itu dikabarkan terus dekat dengan pengesahan.

Saat sesi Asia berlangsung harga emas berada di sekitar 1.918 atau mewakili kenaikan 0,59%. Sementara itu pada penutupan hari Selasa kemarin harga emas berada di sekitar 1.906. Pergerakan hari ini sepertinya sangat mengesankan dan emas berusaha mendekat ke level harga utama di 2.000.

Dilaporkan antara Republik dan Demokrat sudah bisa mengecilkan perbedaan pendapat mengenai jumlah dana stimulus yang akan disetujui. Kemudian Ketua DPR AS yaitu Pelosi mengatakan bahwa dana bisa semakin dekat disetujui. Harga emas naik merespon berita yang positif ini. walaupun Mitch McConnell menyatakan menentang UU stimulus bisa disahkan sebelum pemilihan Presiden AS.

Sementara itu ahli analisa dari ANZ mengatakan stimulus AS ekstra besar ini akan mendorong harga emas menjadi lebih tinggi lagi. ANZ bahkan memprediksi bahwa harga emas bisa melompat sampai menuju ke level harga 2.200 pada akhir 2020 ini. Kemudian pada awal 2021 mendatang bisa mencapai 2.300.

Ahli strategi dari ANZ yaitu Daniel Hynes dan Soni Kumari mengatakan prospek harga emas tetap positif. Ketika ada kekhawatiran pada masa depan ekonomi akibat pandemi. Kemudian didukung juga oleh langkah bank sentral global yang akomodatif dan terus meningkatkan injeksi dana secara langsung dalam upaya membantu pasar.

Kebijakan yang terus longgar akan membuat Dolar AS kehilangan nilainya. Ekspektasi adanya inflasi yang sangat tinggi di masa depan menjadi penyebab perpindahan dana investasi menuju ke logam mulia emas. Sehingga harga emas naik menjadi lebih tinggi jika kondisi tidak kunjung membaik.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di hari Jumat (15/1) dan membawa...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari Jumat (15/1). Pasangan AUDUSD hari...

GBPUSD Tertolak Dari 1,3700, Menunggu Katalis Utama Berikutnya

Mata uang Poundsterling hari ini gagal untuk meneruskan aksi bullish yang tercatatkan pada pergerakan hari Kamis kemarin. Kenaikan sebelumnya terjadi setelah mata...

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -