Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Turun Terkoreksi Dari Puncak Sepanjang Masa, Fundamental Masih Mendukung Kenaikan

Must Read

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di...

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab...

Pada pergerakan hari Kamis ini (30/7) harga emas turun setelah mampu mencetak level yang paling tinggi kembali pada sesi tadi malam. Lonjakan semalam terjadi setelah The Fed merilis kebijakan moneter terbarunya disertai komentar kebijakan dan kondisi ekonomi AS. Sementara itu saat sesi Asia berlangsung tadi pagi, emas turun sampai 0,46% menuju ke level harga 1.961.

Pada pertemuan tadi malam, The Fed memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga dan tetap di terendah dekat nol. Bahkan suku bunga ekstra rendah itu akan dipertahankan sampai ekonomi AS mampu bangkit dari perlambatan saat ini. Pasca kebijakan tersebut, aset-aset berisiko global langsung melesat naik seperti Wall Street. Untuk emas sendiri juga ikut naik sampai 1,1% sebelum hari ini harga emas turun kembali.

Kemungkinan setelah mengalami kenaikan yang sangat panjang dan melelahkan, harga emas akan mengalami penurunan sebagai koreksi jangka pendek. Tapi secara luas masih akan mengalami kenaikan mengingat kondisi ekonomi global sangat buruk. The Fed sendiri mengatakan akan terus memberikan dukungan moneter dan fiskal di tengah kondisi ekonomi AS yang buruk.

Suku bunga yang rendah akan berdampak pada tingkat imbal hasil obligasi yang juga rendah. Dampaknya banyak yang akan berpindah ke aset logam mulia sebagai penjagaan nilai aset. Apalagi para pembuat kebijakan terus menyuntikkan likuiditas dalam skala yang besar ke dalam pasar. Dukungan lain bagi emas juga datang dari masalah geopolitik yang meningkatkan minat safe haven.

Tantangan harga emas turun saat ini akan datang dari bagaimana dinamika Dolar AS sebagai lawan utama emas di pasar global. Pasalnya nanti malam AS akan merilis data mengenai PDB Q2 yang diprediksi akan anjlok sangat tajam dan mempengaruhi Dolar AS. 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di sepanjang sesi Asia hari Senin...

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab Saudi yaitu Aramco. Pasca komentar...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata uang Dolar Australia gagal untuk...

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan dalam siaran pers bahwa berdasarkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -