Saturday, December 3, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Turun Terkoreksi Dari Puncak Sepanjang Masa, Fundamental Masih Mendukung Kenaikan

Must Read

FTX Jepang Berencana untuk Mengembalikan Dana Klien

Anak perusahaan Jepang dari pertukaran kripto FTX yang sekarang sudah tidak berfungsi telah keluar dengan roadmap untuk...

Emas Stabil di Atas $1.800 Menjelang Data NFP AS

Harga emas stabil di sekitar level tertinggi multi-bulan pada hari Jumat karena pasar berjongkok jelang data payrolls...

Presiden ECB Peringatkan Beberapa Kebijakan Fiskal di Eropa dapat Memicu Kelebihan Permintaan

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde memperingatkan pada hari Jumat bahwa beberapa kebijakan fiskal pemerintah Eropa...

Pada pergerakan hari Kamis ini (30/7) harga emas turun setelah mampu mencetak level yang paling tinggi kembali pada sesi tadi malam. Lonjakan semalam terjadi setelah The Fed merilis kebijakan moneter terbarunya disertai komentar kebijakan dan kondisi ekonomi AS. Sementara itu saat sesi Asia berlangsung tadi pagi, emas turun sampai 0,46% menuju ke level harga 1.961.

Pada pertemuan tadi malam, The Fed memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga dan tetap di terendah dekat nol. Bahkan suku bunga ekstra rendah itu akan dipertahankan sampai ekonomi AS mampu bangkit dari perlambatan saat ini. Pasca kebijakan tersebut, aset-aset berisiko global langsung melesat naik seperti Wall Street. Untuk emas sendiri juga ikut naik sampai 1,1% sebelum hari ini harga emas turun kembali.

Kemungkinan setelah mengalami kenaikan yang sangat panjang dan melelahkan, harga emas akan mengalami penurunan sebagai koreksi jangka pendek. Tapi secara luas masih akan mengalami kenaikan mengingat kondisi ekonomi global sangat buruk. The Fed sendiri mengatakan akan terus memberikan dukungan moneter dan fiskal di tengah kondisi ekonomi AS yang buruk.

Suku bunga yang rendah akan berdampak pada tingkat imbal hasil obligasi yang juga rendah. Dampaknya banyak yang akan berpindah ke aset logam mulia sebagai penjagaan nilai aset. Apalagi para pembuat kebijakan terus menyuntikkan likuiditas dalam skala yang besar ke dalam pasar. Dukungan lain bagi emas juga datang dari masalah geopolitik yang meningkatkan minat safe haven.

Tantangan harga emas turun saat ini akan datang dari bagaimana dinamika Dolar AS sebagai lawan utama emas di pasar global. Pasalnya nanti malam AS akan merilis data mengenai PDB Q2 yang diprediksi akan anjlok sangat tajam dan mempengaruhi Dolar AS. 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

FTX Jepang Berencana untuk Mengembalikan Dana Klien

Anak perusahaan Jepang dari pertukaran kripto FTX yang sekarang sudah tidak berfungsi telah keluar dengan roadmap untuk...

Emas Stabil di Atas $1.800 Menjelang Data NFP AS

Harga emas stabil di sekitar level tertinggi multi-bulan pada hari Jumat karena pasar berjongkok jelang data payrolls utama AS yang dapat menjadi...

Presiden ECB Peringatkan Beberapa Kebijakan Fiskal di Eropa dapat Memicu Kelebihan Permintaan

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde memperingatkan pada hari Jumat bahwa beberapa kebijakan fiskal pemerintah Eropa dapat menyebabkan kelebihan permintaan, dan...

Mata Uang Asia Berhati-hati Menjelang Data Pekerja AS (NFP)

Sebagian besar mata uang Asia bergerak sedikit pada hari Jumat karena kehati-hatian muncul menjelang data gaji AS yang kemungkinan akan mempengaruhi kebijakan...

Fantom Akan Pangkas Burn Rate Sebesar 75% untuk Danai Program Hadiah dApps

Menurut proposal baru tertanggal 1 Desember, jaringan grafik akrilik terarah Fantom berupaya menerapkan program afiliasi untuk aplikasi terdesentralisasi, atau dApps, pengembang dengan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -