Monday, December 6, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Turun Tipis Pasca Tanda Tangan Pakta Dagang AS-China, Menunggu Data AS

Must Read

Emas Naik, Investor Menunggu Langkah Fed Selanjutnya

Emas naik pada Senin pagi di Asia, dengan investor terus mencerna laporan AS yang beragam dan mempertimbangkan...

Minyak Naik Lebih dari $1 Setelah Kenaikan Harga di Saudi

Harga minyak naik lebih dari $ 1 per barel pada Senin setelah eksportir utama Arab Saudi menaikkan...

FTX Rilis Proposal Regulasi Kripto sebelum Sidang Kongres AS

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Bahama, FTX, merilis daftar prinsip dan proposal untuk membantu pembuat kebijakan membangun...

Permintaan logam mulia emas beberapa waktu terakhir mengalami penurunan ringan saat sesi Eropa berlangsung hari Kamis (16/1). Harga emas turun dan mulai menghapus kenaikan-kenaikan yang sempat terjadi saat sesi Asia berlangsung tadi pagi. Namun secara luas emas masih mampu bertahan di atas level kunci 1.550.

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan harga emas hari ini adalah selera risiko pasar yang mulai hidup. Terlebih lagi tadi malam kesepakatan dagang tahap satu antara raksasa ekonomi global yaitu AS dan China sudah ditandatangani. Sehingga konflik kedua negara satu persatu mulai bisa diselesaikan. Kondisi ini memicu penjualan aset safe haven tradisional seperti logam mulia dan berdampak harga emas turun.

Hidupnya sentimen risiko juga didukung dengan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS yang biasa juga menjadi tolak ukur kekuatan selera risiko. Logam mulia sebagai aset non-yielding otomatis menerima tekanan-tekanan yang cukup besar karena kenaikan yield Treasury tersebut.

Bahkan kenaikan yield AS juga mampu membantu Dolar AS untuk tetap bertahan ketika tren penjualan sedang cukup besar. Pasalnya beberapa waktu ini Dolar AS memang mengalami pelemahan terhadap mata uang utama global lainnya seperti Poundsterling. Tapi sayangnya logam mulia gagal untuk memanfaatkan momentum ini dengan baik.

Tapi harga emas turun hari ini kemungkinan masih sangat terbatas mengingat masih ada beberapa masalah pada kesepakatan dagang antara AS dan China. Terutama masalah keputusan AS untuk tetap memberlakukan tarif tambahan pada produk China yang senilai $360 Miliar.

Selain itu beberapa masalah struktural juga tidak dibahas di dalam kesepakatan tahap awal membuat pedagang masih dihantui kekhawatiran. Para pedagang selanjutnya bisa menunggu rilis data ekonomi AS mengenai penjualan eceran sebagai konfirmasi arah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Emas Naik, Investor Menunggu Langkah Fed Selanjutnya

Emas naik pada Senin pagi di Asia, dengan investor terus mencerna laporan AS yang beragam dan mempertimbangkan...

Minyak Naik Lebih dari $1 Setelah Kenaikan Harga di Saudi

Harga minyak naik lebih dari $ 1 per barel pada Senin setelah eksportir utama Arab Saudi menaikkan harga minyak mentahnya yang dijual...

FTX Rilis Proposal Regulasi Kripto sebelum Sidang Kongres AS

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Bahama, FTX, merilis daftar prinsip dan proposal untuk membantu pembuat kebijakan membangun kerangka peraturan. Kebijakan tersebut merekomendasikan...

Jatuhnya Harga Minyak Telah Mengajarkan Shale AS Pelajaran Berharga

Koreksi harga minyak besar-besaran pada November 2021, yang ternyata menjadi bulan terburuk untuk minyak mentah sejak Maret 2020, terjadi tepat ketika produsen...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 6 Desember 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -