Saturday, July 2, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Logam Mulia Masih Tertunduk Lesu Hadapi Dollar AS

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Harga emas untuk hari kemarin Senin (10/5) mengalami penurunan sebesar 1,6% di tengah penguatan pada dollar AS. Penurunan ini menjelang pelaporan data inflasi yang bakal di rilis untuk beberapa hari yang akan datang.

Logam mulia yang terlihat terjadi penurunan sejak pertengahan bulan April, setelah menanggapi kebijakan moneter terkait percepatan kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS dan bank sentra negara lain.

Dengan keadaan tersebut memberikan dukungan pada imbal hasil obligasi dan membuat dollar AS semakin mentereng menuju ke tingkat tertingginya 5 minggu. Sejatiya emas masih nyungsep karena kurang menarik jika dollar naik.

Para ekonom saat ini masih mengatai tentang data inflasi AS yang bakal di rilis pada hari Rabu besok. Dimana menjadi petunjuk kuat tentang jalur pengetatan.

Penurunan Emas, Tanggapi Keadaan Ekonomi China

Sedangkan di China, India dan juga Brasil juga bakal merilis data ekonomi tentang harga konsumen di pekan ini.

Melihat keadaan di China, dimana tingkat ekspor dan impor negara tersebut masih berjuang. Berdasarkan data yang di rilis, dimana pandemic terjadi merusak permintaan, produksi dan juga logistic.

Dengan keadaan tersebut membuat permintaan pada logam mulia batangan menurun. Padahal negera China adalah konsumen emas terbesar di dunia. Namun jika kondisi belum membaik, maka harga emas masih juga tertunduk lesu.

Sementara ini harga emas diperdagangkan di kisaran $1,855,20, pagi ini Selasa (10 Meis 2022). Sedangkan indeks dollar di Bloomberg berada dalam kenaikan 0,3%. Karena kedua instrument tersebut berkorelasi terbalik.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -