Thursday, June 30, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pelonggaran Lockdown Beijing dan Tiongkok Membuat Harga Emas Turun

Must Read

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan...

INFOREXNEWS – Pelonggaran lockdown di dua kota besar Tiongkok, Beijing dan Shanghai membuat nilai emas yang merupakan safe heaven asset menurun pada Selasa (31/05/2022) pagi di Asia. Optimisime pulihnya kegiatan ekonomi dan aktivitas kerja membuat emas berkurang daya tariknya dimata pasar.

Selain itu, penguatan nilai dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury AS juga memperkuat sebab menurunnya harga emas. Harga emas berjangka turun tipis 0,17% menjadi $1,854,20/ons, hal ini turun sekitar 2,6% dalam sebulan hingga saat ini. Merupakan penurunan terbesar sejak September 2021.

Sebagaimana kita tau, emas akan dicari oleh pasar saat sedang krisis atau saat kondisi ekonomi tertekan. Seperti diawal munculnya wabah covid-19 melanda dunia, kondisi ekonomi dunia mengalami kontraksi, saat itu emas diburu oleh banyak orang untuk mengamankan nilai aset mereka.

Naiknya Nilai Imbal Hasil Obligasi AS dan Penguatan Dolar Menekan Nilai Emas

Dolar AS bergerak bergerak berlawanan dari nilai emas, Selasa (31/05/2022) nilai dolar AS mengalami kenaikan. Imbal hasil obligasi dengan tenor 10 tahun (Treasury) melonjak naik ke level tertinggi dalam seminggu ini.

Hal ini juga membuat daya tekan terhadap nilai emas. Para investor berpikir lebih menguntungkan menaruh uangnya dalam Treasury Asset dan menjual kepemilikan emas, karena emas batangan tidak memiliki bunga.

Secara psikologis investor akan memilih menginvestasikan uangnya pada aset-aset yang memberikan imbal hasil (return) yang signifikan dalam kondisi perekonomian stabil dan kinerja pasar yang bagus dari pada membiarkan asetnya dalam bentuk emas.

Data pasar menunjukkan Emas spot turun 0,4% menjadi $1,847,61 per ons pada 09:05 di Singapura setelah ditutup naik 0,1% pada hari Senin. Indeks Spot Dolar Bloomberg menguat 0,3%. Perak jatuh untuk hari kedua, platinum menurun, sementara paladium sedikit berubah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi yang saling bertentangan di Jerman...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan infrastruktur blockchain negara tersebut.

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan...

Euro Ditekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar naik pada hari Selasa sementara euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -