Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pembaruan Risiko, Harga Emas Melemah Masih Tertahan Kekhawatiran Virus Corona

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Posisi harga emas global mengalami penurunan menuju ke level harga 1.572,85 saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat ini (31/1). Harga emas melemah kemungkinan disebabkan oleh adanya usaha dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan China untuk meredakan kekhawatiran virus Corona. Selain itu IMP China yang campuran turut membuat posisi logam mulia berangsur menurun. Tapi bagaimanapun sentimen negatif virus Corona menahan penurunan lebih dalam.

Walaupun saat ini virus Corona sudah menyebar ke beberapa negara, tapi WHO tidak memberlakukan larangan untuk melakukan perjalanan dan perdagangan dengan China. Wakil China untuk PBB dan Kemenlu China juga terus berusaha menyampaikan keterangan yang positif untuk meredam gejolak ketakutan pedagang global.  Terlebih lagi IMP China dilaporkan dengan hasil yang memuaskan turut membuat harga emas melemah hari ini.

Memang dikhawatirkan ekonomi China akan mengalami perlambatan yang suram akibat wabah virus Corona ini. Sampai sekarang tercatat sudah 200 orang yang meninggal dan 8000 orang terinfeksi virus Corona. Beberapa negara juga telah mengkonfirmasi adanya serangan virus di wilayah mereka.

Secara luas saat ini pergerakan selera risiko pasar masih tampak kurang jelas. Dari tolak ukur sentimen risiko global yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun mengalami kenaikan ringan. Untuk indeks S&P 500 tetap stagnan di level 3,290. Sinyal beragam menggambarkan tidak ada dominasi yang pasti dari arah sentimen risiko. Harga emas melemah saat ini akan tetap dibatasi oleh kekhawatiran wabah.

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor akan mulai memfokuskan perdagangan ke rilis data ekonomi global. Beberapa negara akan rilis data ekonomi utama mereka seperti dari kawasan Euro, AS dan juga Kanada. Tapi pembaruan berita terkait virus Corona tetap menjadi penggerak utama pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -