Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AS-China Capai Kesepakatan, Yen Jepang Melemah Tipis Menunggu Tanda Tangan Resmi Kedua Negara

Must Read

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum...

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish....

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Perdagangan awal pekan di hari Senin ini (16/12) terpantau mata uang Yen Jepang melemah terhadap Dolar AS. Hal ini terjadi setelah pada pekan kemarin AS dan China dilaporkan telah mencapai kesepakatan dagang yang selama ini sudah ditunggu. Saat sesi Asia berlangsung, pasangan USDJPY sedang diperdagangkan di sekitar level harga 109,37 atau turun tipis hanya 0,01 persen saja.

Yen Jepang merupakan salah satu mata uang yang bersifat safe haven atau penghindaran risiko. Dengan adanya kabar positif dari kesepakatan dagang AS-China, maka membuat para pelaku pasar dan investor meninggalkan investasi dari aset safe haven termasuk Yen. Hal ini menyebabkan Yen Jepang melemah saat awal pekan perdagangan ini. Namun ketidakpastian kesepakatan akan mendorong Yen lebih tinggi.

Sementara itu para pelaku pasar dan investor tampaknya kurang begitu yakin dengan kesepakatan yang terjadi antara AS dan China kemarin. Karena kedua kepala negara belum memberikan tanda tangan secara resmi. 

Namun Ketua Wakil Dagang AS yaitu Robert Lighthizer mengungkapkan bahwa penandatanganan secara resmi akan berlangsung pada pekan awal bulan Januari 2020 mendatang. Karena keraguan pasar tersebut yang membuat Yen Jepang melemah hanya tipis sekali pada hari ini.

Kesepakatan dagang tersebut berisi tentang komitmen dari China untuk membeli produk dan jasa dari AS dengan nilai $200 Miliar selama dua tahun. Selain itu untuk produk pertanian, Beijing akan membeli senilai $32 Miliar dalam dua tahun.

Atas langkah positif itu, kenaikan tarif 15 Desember batal diberlakukan dan AS juga memangkas tarif menjadi 7,5 persen dan lainnya 25 persen tidak mengalami perubahan. Dalam sebuah cuitan akun Twitter Trump, mengatakan bahwa akan segera melakukan pembicaraan negosiasi kesepakatan dagang tahap kedua.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum...

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -