Monday, August 8, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Naik Meski Tidak Terlalu Tinggi Pasca Data Penjualan Eceran Aussie

Must Read

Minyak Merosot di Tengah Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun pada hari Senin, melayang di dekat posisi terendah multi-bulan, karena kekhawatiran resesi merusak prospek...

Dolar Perpanjang Kenaikan vs Yen Karena Meningkatnya Taruhan Kenaikan Fed yang Besar

Dolar memperpanjang reli terbaiknya terhadap yen sejak pertengahan Juni pada Senin, didukung oleh imbal hasil Treasury yang...

Dolar AS Membukukan Kenaikan Luas Karena Data NFP yang Kuat

Dolar menguat secara keseluruhan pada hari Jumat, mencatatkan persentase kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Juni terhadap yen,...

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia naik saat sesi awal Asia tadi pagi. Salah satu katalis yang membantu kenaikan itu adalah rilis data utama Aussie mengenai penjualan eceran. Sayangnya meski berhasil membawa AUDJPY untuk naik lebih tinggi, momentum bullish yang signifikan akan sulit terjadi. Mengingat data penjualan eceran memang lebih baik dari prediksi, namun jauh turun dari data sebelumnya.

Data mengenai penjualan eceran yang digunakan sebagai tolak ukur kemampuan pembelian konsumen turun menuju ke -4%. Data itu jauh lebih baik dari prediksi awal yang berada di -4,2%. Sayangnya lebih rendah dengan jarak yang tinggi dari laporan sebelumnya yaitu di +3,2%. Mungkin ini yang membuat Dolar Australia naik tanpa ada tindakan yang lebih lanjut.

Meskipun sebenarnya saat ini masih ada beberapa katalis yang berpeluang membantu AUDJPY mencatatkan kenaikan yang lebih tinggi. Kemarin Dolar Australia naik ketika ada berita dari AS yang menyebutkan pembicaraan stimulus antara Menteri Keuangan dan Ketua DPR mencapai banyak kemajuan. Walaupun optimisme itu harus ditekan oleh pernyataan Mitch McConnell yang mengatakan keduanya masih jauh dari kesepakatan.

Sementara itu saat ini ada beberapa katalis yang berpeluang menghambat AUDJPY naik lebih tinggi. Dari Inggris, kesepakatan Brexit antara Uni Eropa dan Inggris masih sulit untuk bisa dicapai. Kemarin kedua pihak melangsungkan pembicaraan dan kembali dalam perbedaan pendapat pada masalah bantuan negara. Hal ini memangkas optimisme sebelumnya dimana Uni Eropa mau menurunkan permintaannya menjadi lebih lunak.

Kemudian saat ini harga tembaga juga mengalami penurunan berkontribusi membawa Dolar Australia lebih rendah. Tembaga merupakan produk ekspor utama Aussie dan ketika harga turun maka menyebabkan permintaan terhadap Dolar Australia mulai mengalami pelemahan. Bersama dengan ini kontrak berjangka S&P 500 juga turun 0,20%.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Merosot di Tengah Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun pada hari Senin, melayang di dekat posisi terendah multi-bulan, karena kekhawatiran resesi merusak prospek...

Dolar Perpanjang Kenaikan vs Yen Karena Meningkatnya Taruhan Kenaikan Fed yang Besar

Dolar memperpanjang reli terbaiknya terhadap yen sejak pertengahan Juni pada Senin, didukung oleh imbal hasil Treasury yang lebih tinggi setelah data pekerjaan...

Dolar AS Membukukan Kenaikan Luas Karena Data NFP yang Kuat

Dolar menguat secara keseluruhan pada hari Jumat, mencatatkan persentase kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Juni terhadap yen, setelah laporan penggajian AS yang...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -