Wednesday, July 8, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Naik Setelah Data China Optimis, Menunggu Arah Risiko dan Komentar RBA Debelle

Must Read

Pengguna Twitter Kini Dapat Berkirim Crypto dengan Torus

Torus, platform manajemen kunci crypto Singapura, sekarang memungkinkan pengguna untuk mengirim cryptocurrency melalui platform media sosial seperti...

Pengembang Menguraikan Tiga Persyaratan untuk Game Desentralisasi

Game Blockchain yang ter desentralisasi dapat menjadi evolusi berikutnya dari sebuah industri yang sekarang telah mencapai siklus...

Upgrade Kyber Baru Digunakan untuk Mainnet Ethereum

Kyber Network baru saja melakukan pemutakhiran protokol ke dalam operasi pada mainnetnya bersama-sama dengan organisasi otonom yang...

Mata uang Dolar Australia bullish membawa pasangan AUDJPY untuk naik 10 pip setelah data China menggembirakan. Saat ini pasangan berusaha untuk bisa menembus tahanan utama di 74.00 dengan bantuan data China tadi pagi. Data mengenai tingkat aktivitas manufaktur dan bukan manufaktur China dilaporkan dengan hasil diatas prediksi awal untuk aktivitas bulan Juni 2020 ini.

Lebih rinci lagi data IMP sektor manufaktur NBS mengalami kenaikan ke 50,9 lebih tinggi dari harapan awal di 50,4 dan data sebelumnya di 50,6. Data ini menggambarkan bahwa ekonomi China sudah mampu memulihkan diri dari perlambatan akibat pandemi. Sementara itu data IMP sektor bukan manufaktur juga dilaporkan lebih baik dari prediksi menuju ke 54,4 dibanding prediksi di 53,6. Dolar Australia bullish pasca laporan yang menggembirakan tersebut.

Untuk pergerakan AUDJPY selanjutnya akan berusaha untuk memperpanjang momentum kenaikan. Tapi Dolar Australia bullish bisa langsung terhenti jika pergerakan pasar saham di China dan Hong Kong negatif. Karena akan berdampak juga pada saham Aussie ASX 200. Sementara itu dukungan AUDJPY naik saat ini adalah kenaikan pada kontrak berjangka S&P 500 yang mengindikasikan selera risiko masih hidup walau tipis.

Tantangan utama aset-aset berisiko termasuk Dolar Australia datang dari kekhawatiran global terhadap pandemi virus Corona. Karena sampai saat ini jumlah kasus di dunia terus mengalami lonjakan setelah pelonggaran lockdown.

Pergerakan AUDJPY selanjutnya akan terus mengawasi bagaimana dinamika sentimen risiko global. Mengingat yield Treasury AS dalam 10 tahun sebagai tolak ukur risiko masih di terendah 0,63%. Investor juga akan fokus dengan apa yang disampaikan oleh wakil RBA Debelle pada hari ini. Karena akan memberikan gambaran kondisi ekonomi Aussie di tengah pandemi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pengguna Twitter Kini Dapat Berkirim Crypto dengan Torus

Torus, platform manajemen kunci crypto Singapura, sekarang memungkinkan pengguna untuk mengirim cryptocurrency melalui platform media sosial seperti...

Pengembang Menguraikan Tiga Persyaratan untuk Game Desentralisasi

Game Blockchain yang ter desentralisasi dapat menjadi evolusi berikutnya dari sebuah industri yang sekarang telah mencapai siklus pasar yang matang, menurut CTO...

Upgrade Kyber Baru Digunakan untuk Mainnet Ethereum

Kyber Network baru saja melakukan pemutakhiran protokol ke dalam operasi pada mainnetnya bersama-sama dengan organisasi otonom yang didesentralisasi, atau DAO.

Chainlink Naik 15% Ditengah Peluncuran Jaringan Blockchain China

Chainlink (LINK) mencapai tertinggi sepanjang masa sebesar $ 5,60, menghargai 15% pada hari itu. Ini muncul di tengah berita bahwa Jaringan Layanan...

USDJPY Bullish Berusaha Memulihkan Diri Di Tengah Tarik Ulur Risiko

Menjelang pembukaan sesi Eropa di hari Selasa ini (7/7) pasangan USDJPY bullish memecahkan fase konsolidasi yang terjadi sepanjang sesi Asia tadi pagi....
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -