Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Naik Setelah Data Pekerjaan Aussie Membaik Meski Arah Risiko Kurang Jelas

Must Read

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu...

Permintaan mata uang Dolar Australia naik saat sesi Asia melawan Yen Jepang. Lonjakan permintaan ini berhasil membawa pasangan AUDJPY untuk terbang menuju ke 76,60. Katalis utama penggerak Dolar Australia adalah data ketenagakerjaan Aussie yang sangat menggembirakan.

Sayangnya meski AUDJPY masih bullish, beberapa beban risiko akan membatasi kenaikan selama dua hari terakhir. Data inflasi Aussie yang kurang baik juga membebani AUDJPY beberapa waktu selanjutnya. Selain itu Dolar Australia naik hari ini juga menerima dorongan dari kondisi pandemi di Victoria yang sudah mulai membaik. 

Penambahan kasus di negara bagian yang padat penduduk itu turun setelah mencapai puncak penambahan di atas 400 kasus. Dilansir dari The Guardian, kasus yang tidak diketahui masih akan membebani optimisme ini.

Dari sisi Dolar AS, Menteri Keuangan AS dan Presiden Trump menuduh oposisi sebagai penghambat paket bantuan yang sangat ditunggu. Padahal tekanan yang diberikan Trump mengenai bantuan itu sempat membantu Dolar AS untuk bangkit dari penurunan tajam. Tapi adanya pergolakan geopolitik setelah pengiriman pesawat siluman oleh Trump membuat arah risiko mulai kebingungan.

Arah risiko saat ini tampaknya juga kurang jelas. Sehingga Dolar Australia naik bisa disimpulkan disebabkan oleh data yang optimis. Beberapa aset berisiko seperti kontrak berjangka S&P 500 naik sekitar 1,68%. Disisi lain saham Aussie ASX 200 mengalami penurunan 0,27%.

Pergerakan pasangan mata uang AUDJPY selanjutnya mungkin akan fokus ke arah risiko global. Karena setelah data ketenagakerjaan Aussie, tidak ada rilis data ekonomi yang relevan dan mampu menggerakkan pasangan. Berita terbaru mengenai pembicaraan stimulus Amerika Serikat, berita konflik AS-China dan pembaruan virus Corona di Aussie akan menjadi penggerak non-data selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...

AUDJPY Turun Meski Data Ekonomi China Mengesankan Di Tengah Langkah Hati-hati Ketika Debat Calon Presiden AS

Mata uang Dolar Australia melemah saat sesi awal Asia hari Rabu (30/9) dan membawa pasangan AUDJPY untuk turun lebih dalam lagi. Padahal...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -