Saturday, October 23, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Tetap Melonjak Meskipun Inflasi China Lemah, Didukung Kabar Baik AS dan Iran

Must Read

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas...

Permintaan beli mata uang Dolar Australia menguat tetap dalam kondisi yang tidak berubah saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis (9/1). AUD tetap mampu lebih unggul di atas Yen Jepang walaupun beberapa saat yang lalu data inflasi China dilaporkan dengan hasil yang mengecewakan.

Pasangan AUDJPY terus bertahan diperdagangkan di sekitar level harga 75,00 dengan kenaikan yang cukup moderat. China merilis data mengenai indeks harga konsumen dengan hasil yang lemah. Hasil itu semakin memperpanjang catatan negatif selama enam bulan beruntun. Sehingga bisa disimpulkan bahwa saat ini ekonomi China masih belum bisa pulih dengan sempurna.

Sementara itu data mengenai indeks harga produsen China dilaporkan turun -0,5 persen dalam tahun ke tahun. Hasil ini lebih buruk dari harapan awal yang berada di -0,4 persen dan laporan data sebelumnya di -1,4 persen. Permintaan Dolar Australia menguat belum mampu diredakan oleh rilis data dari China yang mengecewakan ini. Sehingga AUDJPY tetap mencetak arah positif sepanjang sesi Asia hari ini.

Untuk data indeks harga konsumen dilaporkan dengan hasil 4,5 persen tahun ke tahun pada laporan bulan Desember. Hasil in lebih rendah dari harapan awal yang berada di 4,7 persen. Hasil harga yang lebih rendah, bisa saja akan memberikan ruang bagi PBoC untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneternya. Sehingga bisa membantu pertumbuhan ekonomi yang sedang mengalami perlambatan.

Momentum Dolar Australia menguat juga terkait dengan meredanya ketegangan antara AS dengan Iran Rabu kemarin. Sebelumnya Iran melakukan serangan yang menyasar pangkalan udara AS di Irak. Namun dalam rilis pernyataan resmi oleh Presiden Trump, dia mengatakan tidak akan membalas serangan itu secara langsung. Dia juga mengklaim tidak ada korban pasukan AS dalam serangan itu.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi yang optimis memberi mata uang...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas untuk regulasi cryptocurrency.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai Level ATH Baru

Kapitalisasi pasar total semua cryptocurrency naik ke level tertinggi baru sepanjang masa pada hari Rabu, mengakhiri pemulihan dramatis selama berbulan-bulan yang menegaskan...

Animoca Brands Gandakan Valuasi dari Putaran Pendanaan Baru

Game NFT dan pengembang properti virtual Animoca Brands telah menggandakan valuasinya menjadi $2,2 miliar setelah menutup putaran pendanaan baru yang menghasilkan $65...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -