Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Tetap Naik Mengabaikan Data Aussie Negatif, Selanjutnya Fokus Ke Pertemuan RBA

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Pasangan mata uang AUDJPY terus mengalami kenaikan mengabaikan data dalam negeri Aussie yang mengecewakan beberapa saat yang lalu. Tingkat surplus perdagangan Australia mengalami penurunan menuju ke 4.361 juta pada bulan Februari. Hasil itu lebih rendah dari laporan bulan Januari yang berada di 5,210. Namun Dolar Australia bullish dan mengabaikan segala data yang mengecewakan itu.

Rincian lainnya yaitu tingkat ekspor juga mengalami penurunan ke 5% selama bulan Februari setelah bulan sebelumnya juga turun 3%. Untuk tingkat impor mengalami penurunan 4% setelah data bulan januari yang juga turun 3%. Selain itu iklan lowongan pekerjaan ANZ anjlok tajam -10,3% dibandingkan dengan prediksi sebelumnya yaitu tekanan hanya di -2,9 persen dan terhadap sebelumnya di +0,7%.

Namun walaupun diserang data fundamental yang sangat suram, Dolar Australia bullish mampu mengesampingkan semua tekanan tersebut. Saat ini pasangan AUDJPY terus bertahan di sekitar level harga 66,60. Secara luas para pelaku pasar dan investor global telah memperkirakan dan mengantisipasi penurunan data ekonomi pada bulan Februari dan Maret. Sehingga data-data yang negatif tidak akan begitu membuat Dolar Australia terguncang.

Secara umum mungkin Dolar Australia bullish tidak akan mampu bertahan lebih lama. Mengingat saat ini kontrak berjangka S&P 500 mengalami penurunan sampai 0,20% beberapa waktu terakhir. Sehingga Yen Jepang yang merupakan aset safe haven anti risiko akan menerima penawaran beli.

Pasangan AUDJPY mungkin akan fokus ke pertemuan kebijakan dari bank sentral Australia nanti siang saat pertengahan sesi Asia. Para investor menaruh harapan bahwa RBA tidak akan melakukan perubahan kebijakan moneter. Namun pernyataan-pernyataan kebijakan setelah pertemuan itu akan terus diperhatikan. Karena akan menggambarkan kondisi ekonomi Australia saat ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -