Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Turun Karena Bias Bearish Dolar Austalia, Yen Jepang Disokong BoJ Hawkish

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Yen Jepang hari ini sedang pada tahap defensif setelah penurunan tajam hari sebelumnya. Pasangan AUDJPY sempat anjlok mencapai 1,02 persen Rabu kemarin dan menjadi penurunan paling tajam sejak tanggal 22 Maret lalu. Hari ini pasangan ini sedang diperdangkan di sekitar level haga 78,65 dan tidak memperlihatkan perubahan cukup besar menjelang kebijakan moneter BoJ.

Dolar Aussie kemarin dalam bias penjualan skala besar secara luas karena rilis data yang meleset dari prediksi awal. Data mengenai indeks harga konsumen pada skala kuartal pertama dilaporkan lebih buruk dari prediksi. Kondisi ini diperburuk juga oleh rilis inflasi yang menyebabkan naiknya ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga oleh bank sentral Australia pada bulan Mei mendatang. RBA terlihat semakin menjauh dari harapan pengetatan yang sudah terjadi cukup lama sejak Februari lalu. Sebelumnya bank-bank investasi sudah memberikan prediksinya bahwa akan ada penurunan suku bunga pada pertengahan tahun kedua 2019 ini.

Sementara itu fokus perdagangan pasangan AUDJPY akan terfokus ke rapat bank sentral Jepang yang membahas masalah kebijakan moneternya dengan harapan awal tidak ada perubahan berarti. Menteri Keuangan Jepang yaitu Aso menyebutkan bahwa sebuah kesalahan oleh BoJ yang mencoba melawan deflasi. Dari komentar tersebut menjadi sebuah pertanda bahwa ada kelelahan yang naik pada stimulus moneter untuk pertama kalinya. Sehingga kejutan dovish berpotensi sangat kecil pada rapat hari ini.

Bank sentral mungkin akan memberikan bagaimana kebijakan-kebijakan moneter selanjutnya yang juga tidak akan memberikan dampak pelemahan pada Yen Jepang. Pasar juga sudah memberikan respon yang baik pada Yen yang bisa memperpanjang penurunan pasangan AUDJPY yang sudah terjadi beberapa waktu terakhir.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -