Wednesday, May 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Turun Karena Dolar Australia Tertekan Akibat Ketenagakerjaan yang Mengecewakan

Must Read

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku...

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat...

Mata uang Dolar Australia melemah di sesi Asia hari Kamis (18/2) terhadap safe haven Yen Jepang. Pelemahan itu telah mengirimkan pasangan menjauh dari titik paling tinggi pada 82,19 menuju ke 82,00. AUDJPY mengalami penurunan setelah data ketenagakerjaan Australia yang dalam posisi mengecewakan. Lalu arah sentimen risiko global juga dalam posisi yang tidak menguntungkan bagi Dolar Australia.

Data ketenagakerjaan tersebut menggambarkan bahwa tingkat pengangguran dalam penurunan. Sayangnya walaupun data itu menggembirakan, perubahan pekerjaan tampak lebih lemah menuju ke 29,1K dari sebelumnya di 40K. Kemudian data tingkat partisipasi yang lebih lemah dari apa diharapkan juga telah mengirimkan Dolar Australia melemah.

Rangkaian data yang mengecewakan itu juga memberikan indikasi bahwa apa yang ditakutkan oleh RBA memang benar terjadi. Sebelumnya RBA memberikan sinyal bahwa tingkat suku bunga akan rendah lebih lama. Kebijakan itu akan bertahan paling tidak sampai pekerjaan mengalami perbaikan yang signifikan.

Kemudian hal lain yang mengirimkan Dolar Australia melemah adalah posisi sentimen risiko global. Tampaknya risk off telah berlaku kembali di sesi Asia hari ini yang menyeret yield Treasury AS 10 tahun turun lebih dalam. Meski pasar saham masih menampilkan sinyal positif ketika kontrak S&P 500 bergerak naik ringan.

Meski Dolar Australia terus dalam tekanan, beberapa nada optimisme global masih bertahan lebih lama lagi. Pasar masih merasa senang ketika vaksinasi global terus dilakukan. Kemudian dana stimulus ekonomi AS tampaknya juga masih mengindikasikan hal yang positif.

Apalagi lockdown yang berlaku di Australia dan New Zealand sepertinya juga telah dicabut dan bisa membawa AUDJPY bangkit dari pelemahan. Berikutnya pasar akan memperhatikan pembaruan arah sentimen risiko global bersama beberapa berita utama seperti mengenai vaksin dan dana stimulus.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku sejak 2018.

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi beberapa pembatasan pada...

Dolar Terpukul Selera Risiko yang Kembali

Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, mundur dari tertinggi dua dekade terhadap sekeranjang mata uang utama, karena meningkatnya selera...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 18 Mei 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -