Thursday, August 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDJPY Turun Setelah IHK Aussie Mengecewakan Bersama Nada Risk Off Pasar

Must Read

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari...

Mata uang Dolar Australia bearish di sesesi awal Asia hari Rabu ini (28/7) setelah data dalam negeri negatif. Dengan data yang mengecewakan itu membawa pasangan AUDJPY turun menuju ke nilai tukar 75,21 turun dari puncak sebelumnya di 75,40. Memang secara luas kondisi pasar keuangan global baru-baru ini dalam kondisi yang tidak tenang sama sekali.

Beberapa saat yang lalu Australia merilis data mengenai inflasi konsumen yang diwakili data IHK dengan hasil turun dari +0,3% menuju ke -1,9% dalam kuartal ke kuartal. Sementara itu IHK rata-rata dipotong RBA juga dilaporkan lebih rendah dari harapan menuju ke -0,1% dari harapan di +0,1%. Padahal data sebelumnya sangat optimis sekali di +0,5%. Hasilnya Dolar Australia bearish akibat data negatif ini.

Sebelumnya, Nikkei memberitakan bahwa saat ini pemerintah Jepang memprediksi akan ada tekanan PDB riil 2020/2021 sampai -4,5%. Itu jauh dari prospek sebelum pandemi dimana tumbuh di 1,4%. Setelah berita tersebut, lembaga pemeringkat dunia yaitu Fitch mengubah prospek menjadi turun pada kredit Jepang ke kawasan negatif. Walaupun negatif, tapi Fitch tidak memangkas peringkat kredit pada A+ untuk Yen Jepang.

Memang kondisi dalam negeri dari Australia dan Jepang sama-sama negatif. Namun Dolar Australia bearish juga disebabkan oleh risiko global yang kembali tertekan. Pasalnya para pembuat kebijakan AS gagal membuat kemajuan signifikan pada pembicaraan stimulus fiskal mereka. Sehingga Yen mampu memanfaatkan posisi untuk membawa AUDJPY turun.

Bersama dengan pelemahan Dolar Australia, saham ASX 200 juga mencatatkan bias merah sampai 0,20%. Yield Treasury AS tenor 10 tahun yang dimanfaatkan sebagai barometer sentimen risiko juga lemah di 0,58%. Pergerakan AUDJPY selanjutnya mungkin akan mengawasi komentar dari BoJ dan pertemuan Fed nanti malam.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini juga berhasil mendorong pasangan mata...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari Rabu (5/8). Dengan ini maka...

USDJPY Hari Ini Terus Naik Turun Karena Dinamika Risiko yang Ramai

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY bullish bangkit dari titik yang paling rendah dalam mingguan yang berada di 105,58. Pasangan berhasil kembali merebut...

Dolar Australia Naik Membawa AUDUSD Lebih Tinggi Mengabaikan Risk Off dan Data Negatif China

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia naik dan terus bertahan melawan Dolar AS dengan mencatatkan kenaikan 0,28% menuju ke 0,7180. Dengan catatan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -