Wednesday, April 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Must Read

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak...

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (3/7), pasangan bertahan di sekitar 0,6935 dan tetap mempertahankan posisi paling tinggi dalam pekan yang berhasil dicapai hari Kamis kemarin. Sementara itu saat sesi Asia tadi, Dolar Australia juga sempat menguat lebih tinggi.

Saat ini permintaan Dolar AS sendiri juga mungkin sudah mengalami pelemahan. Setelah tadi malam data NFP AS dilaporkan dengan hasil jauh lebih tinggi dari prediksi. Data disampaikan dengan penambahan pekerjaan sampai 4 juta. Tingkat pengangguran lebih rendah berada di -11,1% dibandingkan prediksi di -13,3%. Data itu bisa memberikan gambaran ekonomi AS sudah mampu pulih walaupun data masih di tingkat negatif.

Kemungkinan pendukung Dolar Australia bullish adalah berita mengenai vaksin yang terus positif. Sehingga membuat selera risiko pasar global kembali mendominasi. Sejak hari Kamis berita mengenai vaksin dari Jerman dan juga dari China terus membuat pasar global bernada optimis.

Selain itu Dolar Australia bullish juga didukung oleh data IMP sektor Jasa swasta China yang lebih tinggi dari prediksi. Data naik ke puncak bulan April 2010 lalu di 58,4 untuk bulan Juni 2020 ini. Data ekonomi China sejak beberapa pekan terakhir dilaporkan dengan hasil yang sangat memuaskan pasar global.

Sayangnya kenaikan permintaan Dolar Australia masih akan dibatasi ketat oleh kekhawatiran lonjakan virus sesi kedua. Karena AS terus melaporkan lonjakan kasus pasar kebijakan pencabutan lockdown pada bulan Mei-Juni kemarin. Pesimisme terjadi karena ada peluang para pembuat kebijakan akan menerapkan lockdown kembali. Sehingga pertumbuhan ekonomi AS bisa benar-benar pudar tidak sesuai harapan awal para investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS turut membawa mata uang EURUSD...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New...

Optimisme Inggris Gagal Membantu Pound, GBPUSD Tetap Turun Sepanjang Sesi Asia

Mata uang Poundsterling Inggris melemah sepanjang sesi Asia hari Selasa (13/4) ketika berhadapan melawan Dolar AS. Nilai Pound gagal lebih unggul dibandingkan...

Berita Pekan Ini, RBNZ dan Inflasi AS Akan Jadi Fokus Bersama Pidato Fed Powell dan PDB China

Pekan ini sepertinya menjadi saat-saat yang sibuk untuk kawasan Asia. Sementara itu beberapa wilayah lain ada beberapa data ekonomi yang bisa menjadi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -