Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Bullish Mengabaikan Surplus Perdagangan Aussie yang Menyempit

Must Read

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu...

Pergerakan pasangan mata uang AUDUSD bullish saat pertengahan sesi Asia hari Kamis ini (2/7). Permintaan mata uang Dolar Australia tetap optimis walaupun beberapa saat yang lalu data perdagangan Australia dilaporkan lebih rendah dari harapan awal. Sehingga memberikan gambaran aktivitas perdagangan masih sangat lemah di tengah pandemi.

Data mengenai ekspor Aussie mengalami penurunan sampai 4% pada laporan bulan Mei ini. Secara luas data itu masih lebih baik dibandingkan dengan rilis data bulan sebelumnya yang mencapai -11%. Data perdagangan lain seperti data impor juga mengalami penurunan di -6% lebih baik dari laporan data sebelumnya di bulan April yang berada di -9,8%. Data itu memberikan indikasi bahwa permintaan dalam negeri terhadap produk internasional sudah mampu naik.

Sayangnya walaupun data impor lebih besar, tingkat surplus perdagangan Australia mengalami penyempitan sampai ke 8.025 juta AUD. Hasil itu lebih rendah dari laporan data sebelumnya yang berada di 8.800 juta AUD dan prediksi awal yang berada di 9.000 juta AUD. Tapi data yang negatif tidak menyurutkan langkah AUDUSD bullish lebih tinggi lagi saat sesi Asia.

Kemungkinan faktor yang menyebabkan AUDUSD mampu bertahan adalah ekonomi Aussie yang dinilai banyak pihak lebih baik dari negara lain. Dalam beberapa kesempatan, pemerintah dan RBA mengatakan ekonomi akan mengalami perlambatan, tapi tidak akan seburuk yang ditakutkan.

Saat ini pasangan AUDUSD bullish berada di sekitar nilai tukar 0,6925 naik beberapa pip pasca rilis data. Tapi kenaikan Dolar Australia akan sangat rentah hancur jika risk off kembali mendominasi dan membawa pasar ekuitas menurun. Pergerakan akan terus fokus bagaimana arah risiko global kedepannya. Karena masalah-masalah global belum bisa diselesaikan sampai saat ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...

AUDJPY Turun Meski Data Ekonomi China Mengesankan Di Tengah Langkah Hati-hati Ketika Debat Calon Presiden AS

Mata uang Dolar Australia melemah saat sesi awal Asia hari Rabu (30/9) dan membawa pasangan AUDJPY untuk turun lebih dalam lagi. Padahal...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -