Sunday, December 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Bullish Meski Dolar Australia Terbebani Konflik China-Aussie

Must Read

BoC: Kanada dapat Meluncurkan CBDC Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Timothy Lane, wakil gubernur Bank of Canada (BoC) dan kepala penelitian di departemen fintech dan crypto bank,...

Stripe akan Menawarkan Rekening Bank, dengan Bantuan dari Goldman Sachs dan Citi

Raksasa pembayaran online dan pemilik Cash App, Stripe, telah melangkah ke ranah baru layanan keuangan untuk vendor.

AUDUSD Kembali Bullish Karena Dolar AS Bearish Lebih Lama Lagi

Mata uang Dolar Australia naik kembali di sesi Asia melawan Dolar AS. Bahkan Dolar Australia berhasil mengabaikan...

Pembelian pada mata uang Dolar AS mulai mengalami pelemahan signifikan beberapa waktu terakhir. Penyebabnya mungkin adalah adanya pengaturan ulang arah risiko yang terlihat pada bursa berjangka AS beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mendukung AUDUSD bullish mematahkan beberapa penurunan yang terjadi sebelumnya.

Saat sesi Asia berlangsung hari Jumat ini (11/9), pasangan AUDUSD bergerak naik menuju ke 0,7270 atau mewakili kenaikan sekitar 0,20%. Sementara itu nada risiko yang mendominasi juga terlihat pada pergerakan kontrak berjangka S&P 500 yang melonjak 0,57%.

Sayangnya AUDUSD bullish beberapa waktu terakhir tampak mengalami kesulitan meneruskan momentum. Dolar Australia mendapatkan beberapa tekanan sehingga gagal mengambil nada risk on. Penyebabnya adalah adanya ketegangan yang meningkat antara China dan Australia beberapa waktu terakhir. Minyak mentah yang merupakan komoditas utama Aussie juga mengalami pelemahan.

Dilansir dari apnews.com, China menuduh Aussie sudah bertingkat munafik ketika hubungan kedua negara sedang memanas. Sementara itu jurnalis asal Australia juga mengatakan pihak berwenang China bertanya kepada mereka mengenai penyelidikan penahanan yang terjadi pada warga Negara Aussie.

Meski saat ini AUDUSD bullish lebih mendominasi, untuk arah selanjutnya pergerakan akan fokus pada rilis data ekonomi AS nanti malam. Data mengenai indeks harga konsumen untuk bulan Agustus akan memberikan gambaran seberapa tinggi daya beli konsumen AS. Data itu diharapkan akan naik 0,3% setelah bulan sebelumnya berada di 0,6%.

Selain itu dinamika sentimen risiko global juga akan mempengaruhi pergerakan AUDUSD untuk kedepannya. Mengingat semalam saham AS mengalami penurunan yang sangat tajam sampai 1% untuk saham teknologi. Jika risk off terus berlaku maka bisa membatalkan kenaikan AUDUSD karena Dolar AS bisa menerima dorongan penguatan kembali.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BoC: Kanada dapat Meluncurkan CBDC Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Timothy Lane, wakil gubernur Bank of Canada (BoC) dan kepala penelitian di departemen fintech dan crypto bank,...

Stripe akan Menawarkan Rekening Bank, dengan Bantuan dari Goldman Sachs dan Citi

Raksasa pembayaran online dan pemilik Cash App, Stripe, telah melangkah ke ranah baru layanan keuangan untuk vendor. Menurut Wall...

AUDUSD Kembali Bullish Karena Dolar AS Bearish Lebih Lama Lagi

Mata uang Dolar Australia naik kembali di sesi Asia melawan Dolar AS. Bahkan Dolar Australia berhasil mengabaikan data dalam negeri yang dilaporkan...

GBPUSD Naik Tinggi Mengabaikan Kekhawatiran Brexit Karena Optimisme Global Menguasai

Pasangan mata uang GBPUSD naik lebih tinggi dan sepertinya berusaha kembali mencetak level yang lebih tinggi lagi. Poundsterling Inggris akan memulihkan diri...

EURUSD Bullish Ketika Ekonomi Eropa Pulih dan Memanfaatkan Pelemahan Dolar AS

Pergerakan mata uang Euro bullish sangat tinggi ketika berhadapan melawan Dolar AS. Saat menjelang pembukaan pasar Eropa di hari Kamis ini (3/12)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -