Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Hari Ini Tetap Stabil, Mengabaikan Data Ekonomi

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Pergerakan pasangan mata uang AUDUSD hari ini tidak mengalami pergerakan besar meski telah rilis data utama dari Aussie. Banyak yang menilai bahwa data ekonomi yang baru saja dilaporkan itu adalah data sebelum kebijakan lockdown diberlkaukan. Sehingga data tidak lagi akurat dan dianggap data yang usang.

Tingkat harga upah dilaporkan mengalami kenaikan menuju ke 2,1% tahun ke tahun pada laporan Q1 2020 ini. Data itu lebih rendah tipis dibandingkan data sebelumnya yang berada di 2,2% pada Q4 2019. Sementara itu untuk data kuartal ke kuartal sesuai dengan harapan 0,5%. Sayangnya data harga upah itu masih jauh sebelum kebijakan lockdown diberlakukan. Pasalnya setelah kebijakan lockdown tersebut, telah ada kehancuran besar pada pekerjaan Australia.

Sementara itu data yang cukup aktual juga baru saja dirilis. Data itu tentang indeks sentimen konsumen dari Melbourne Institute dan dari Westpac. Data dilaporkan dengan hasil kenaikan ke 16,4% untuk bulan Mei. Sehingga dengan otomatis mampu menghapuskan penurunan yang sangat tajam selama bulan April kemarin. Sayangnya AUDUSD hari ini tidak memberikan respon apapun.

Penyebab Dolar Australia tidak menanggapi mungkin disebabkan oleh kekuatan sentimen risiko yang cukup berat.  Pasalnya banyak pihak yang khawatir akan ada serangan gelombang kedua virus Corona juga ada pelonggaran lockdown. Dr. Anthony Fauci juga telah memberikan peringatan kepada pemerintah AS terkait risiko tersebut.

Beban AUDUSD hari ini juga datang dari ketegangan perdagangan antara AS dan China serta China dan Australia. China memberlakukan tarif tambahan sampai 80% untuk produk gandum Australia dan melarang impor daging sapi dari empat eksportir Australia. Langkah itu diduga sebagai balasan karena Australia mendukung penyelidikan internasional virus Corona.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -