Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Kembali Bearish Mengikut Nada Ekuitas Sejak Tadi Malam

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Tadi malam pasangan AUDUSD bergerak dalam ruang yang sempit karena kurangnya katalis penggerak utama. Tapi pergerakan itu tidak bertahan lama karena saat setelah pembukaan sesi Asia, Dolar Australia turun kembali meneruskan catatan negatif sebelumnya. Saat pertengahan sesi Asia, AUDUSD bergerak di sekitar 0,6936 walaupun pada akhirnya mampu kembali pulih ke 0,6950. Secara luas pasangan masih mencatatkan penurunan 0,21% sepanjang hari Jumat ini (10/7).

Salah satu faktor yang mendukung AUDUSD untuk turun kembali adalah adanya catatan negatif dari pasar saham global. Beberapa aset berisiko juga dalam bias penurunan dan pergerakan diambil alih oleh aset-aset safe haven. Dolar Australia turun karena banyak investor yang khawatir bahwa AS akan kembali menerapkan kebijakan lockdown. Sehingga akan menghancurkan harapan pemulihan ekonomi AS yang merupakan ekonomi terbesar di dunia.

Masalah juga muncul menjelang pemilihan umum Presiden AS November mendatang. Karena Mahkamah Agung AS mengeluarkan putusan bahwa DPR bisa mengakses catatan keuangan yang ada pada Presiden AS. Sehingga memicu gejolak politik yang cukup berdampak bagi sentimen risiko. Hal ini yang juga memicu gelombang risk off cukup kuat sejak tadi malam.

Selain masalah dari AS, saat ini penyebab Dolar Australia turun juga merupakan sikap hati-hati para investor terhadap hubungan AS-China. Meningkatkan tensi Australia-China juga memicu gelombang risk off di pasar keuangan global. Masalah-masalah ini akan membatasi kenaikan Dolar Australia yangs udah terjadi sejak 3,5 bulan terakhir.

Pergerakan AUDUSD selanjutnya akan mulai fokus ke rilis data ekonomi utama dari AS. Nanti malam AS akan merilis data mengenai indeks harga produsen atau inflasi harga pabrik. Selain itu berita terbaru mengenai pandemi dan masalah geopolitik juga akan diawasi dengan seksama.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -