Wednesday, December 2, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Naik Menghapuskan Penurunan Setelah Penjualan Eceran Aussie Mengesankan

Must Read

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish....

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah...

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia menguat saat sesi Asia masih berlangsung di hari Jumat (20/11). Penguatan itu telah berhasil membantu pasangan AUDUSD untuk menghapuskan beberapa penurunan yang terjadi sebelumnya. Dan membawa AUDUSD untuk naik setelah rilis data utama Australia yang sangat menggembirakan.

Beberapa saat yang lalu, Australia merilis data mengenai penjualan eceran yang menjadi tolak ukur kemampuan pembelian warga. Data itu disampaikan dengan hasil naik sampai menuju ke 1,6% lebih tinggi dari harapan awal yang berada di 0,3%. Data itu juga bangkit dari perlambatan yang terjadi bulan sebelumnya di -1.1%. Sehingga hasil positif membantu Dolar Australia menguat melawan Dolar AS.

AUDUSD berhasil bangkit dari terendah sebelumnya yang berada di 0,7275 menuju ke nilai tukar 0,7285 setelah sebelumnya juga mengalami penurunan. Sementara itu saa sesi pertengahan Asia pasangan masih belum bergerak dengan signifikan.

Sepertinya upaya Dolar Australia menguat lebih tinggi harus melawan beberapa penahan. Adanya nada penurunan di sekitar pasar berjangka AS membuat AUDUSD kesulitan naik lebih tinggi. Arah sentimen risiko berubah menjadi lemah ketika adanya langkah Menteri Keuangan AS untuk melakukan penarikan atas dana bantuan bisnis kemarin.

Dengan langkah terbaru itu maka peluang stimulus fiskal yang akan diberikan sepertinya semakin tidak bisa terjadi. Dampaknya bagaimanapun juga The Fed harus melangkah dengan kewajiban yang semakin berat karena harus memberikan dana stimulus tanpa campur tangan pemerintah AS. Apalagi gelombang kedua padmei ini membuat ekonomi AS semakin terancam.

Semua risk off ini akan membatasi upaya AUDUSD untuk naik lebih tinggi lagi. Kondisi pandemi di negara-negara utama yang belum membaik juga akan memancing aksi risk off yang lebih panjang. Meskipun PBoC tampaknya tidak akan mengambil langkah kebijakan yang lebih longgar lagi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish. Mata uang Euro sepenuhnya memanfaatkan...

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar...

NZDUSD Menguat Setelah Data China Mengesankan dan Pelemahan Dolar AS Secara Luas

Pasangan mata uang NZDUSD menguat menuju ke nilai tukar lebih tinggi di 0,7120 di sesi Asia hari Selasa (1/12). Dolar New Zealand...

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -