Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Naik Mengikuti S&P 500, Kenaikan Kasus Australia dan Data Negatif Membebani

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Permintaan mata uang Dolar Australia naik menggambarkan risk on hidup lebih panjang lagi. Kenaikan mata uang Aussie itu mengikuti nada kenaikan yang terlihat di kontrak berjangka AS yang menghijau. Nada optimisme global terjadi setelah ada berita mengenai vaksin virus Corona. Moderna diberitakan mengeluarkan hasil uji klinis dengan hasil yang sangat memuaskan sekali. Obat itu mampu memberikan perlindungan bagi para korban.

Dengan Dolar Australia naik itu, pasangan AUDUSD mendaki menuju ke 0,7014 saat sesi Asia berlangsung di sesi Asia hari Rabu(15/7). Level itu menjadi titik yang paling tinggi sejak tanggal 10 Juni lebih tinggi dari pembukaan hari Rabu ini. Sepanjang hari ini pasangan sudah mencatatkan kenaikan 0,52%. Sementara itu kontrak berjangka S&P 500 juga mencatatkan kenaikan 0,80%.

Sayangnya kenaikan pada pasangan AUDUSD hari ini masih terus dibayangi oleh data-data Australia yang lebih lemah dari prediksi. Selain itu konflik antara AS dan China juga membebani Dolar Australia naik saat ini. Sehingga memberikan beberapa keuntungan bagi Dolar AS sebagai aset safe haven global.

Data Australia mengenai indeks kepercayaan konsumen Westpac mengalami penurunan menuju ke -6,1% untuk bulan Juli. Padahal pada bulan Jini data itu berada di +6,1% sehingga hasil bulan ini sangat mengecewakan para investor global. Salah satu faktor yang meruntuhkan data itu kemungkinan karena kenaikan kasus virus Corona sangat signifikan di Australia.

Pergerakan AUDUSD selanjutnya akan terus mencoba mencari sinyal dari masalah-masalah global. Salah satu masalahnya adalah konflik AS dan China yang belum juga surut. Presiden Trump tampaknya sudah memberlakukan sanksi kepada para pejabat China karena pelanggaran HAM. Pemerintah China juga bereaksi atas langkah yang diambil oleh AS tersebut.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -