Sunday, January 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Must Read

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari...

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar Australia bergerak mengesankan adalah rilis data ekonomi China yang memuaskan. Sayangnya ketegangan yang terjadi antara China dan Australia tampaknya akan membatasi upaya bullish yang lebih tinggi.

Beberapa saat yang lalu, China merilis data mengenai IMP sektor manufaktur Caixin China. Survei swasta itu fokus pada ekspor skala kecil sampai menengah dengan hasil melonjak ke 54,9 untuk laporan bulan November. Data itu secara otomatis lebih tinggi dari harapan wal di 53,5 dan data bulan sebelumnya yang berada di 53,6.

Hasil itu senada dengan IMP yang disampaikan versi pemerintah pada hari Senin kemarin yang juga positif. Itu menjadi gambaran bahwa ekonomi terbesar di kawasan Asia dan nomor dua di dunia itu pulih lebih tinggi lagi. Sehingga membantu Dolar Australia bullish karena rekan utama perdagangan China. Sayangnya AUDUSD yang berusaha naik saat ini tampak kesulitan melonjak dan bertahan di sekitar 0,7360, bangkit dari sebelumnya di 0,7338.

Konflik yang terjadi antara dua negara rekan dagang utama itu terus memanas. Kemarin PM Morrison menekan pejabat Cgina untuk meminta maaf atas postingan tentara Aussie yang membunuh anak di Afghanistan. Dianggap itu adalah sebuah fitnah dan membuat hubungan kedua negara semakin mamans. China menetapkan tarif atas ekspor produk utama dari Aussie seperti produk Anggur.

Masalah itu menahan Dolar Australia bullish beberapa waktu terakhir. Dukungan utama mungkin datang dari laporan data utama Aussie mengenai izin bangunan yang naik. Data itu naik menuju 14,3% dari laporan sebelumnya yang juga naik 8,8%. Pergerakan AUDUSD selanjutnya akan mencoba mencari kejelasan arah risiko.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di hari Jumat (15/1) dan membawa...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari Jumat (15/1). Pasangan AUDUSD hari...

GBPUSD Tertolak Dari 1,3700, Menunggu Katalis Utama Berikutnya

Mata uang Poundsterling hari ini gagal untuk meneruskan aksi bullish yang tercatatkan pada pergerakan hari Kamis kemarin. Kenaikan sebelumnya terjadi setelah mata...

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -