Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Turun Meski Data Optimis, Pembalikan Dolar AS Menjadi Penyebab Utama

Must Read

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan...

Beberapa saat yang lalu Australia merilis data ekonomi dengan hasil yang sangat menggembirakan. Sayangnya walaupun begitu pasangan AUDUSD turun mengabaikan optimisme menuju ke 0,6898 atau mewakili penurunan 0,31%. 

Nada pelemahan permintaan Dolar Australia disebabkan oleh adanya momentum pembalikan yang terjadi di sekitar Dolar AS. Sikap pasar yang menunggu peristiwa utama juga menyebabkan Dolar Australia berkonsolidasi.

Saat pertengahan sesi Asia hari Kamis (4/6) Australia merilis data mengenai penjualan eceran pada bulan April. Data itu disampaikan dengan hasil kenaikan ringan menuju ke -17,7 lebih baik dari laporan data sebelumnya yang berada di -17,9. Sementara itu untuk data mengenai neraca perdagangan juga dilaporkan mengalami kenaikan menuju ke 8.800 juta. Hasil itu lebih baik dari prediksi awal yang berada di 7.500 juta.

Sayangnya walaupun serangkaian data dalam negeri Aussie positif memuaskan, pasangan AUDUSD turun hanya merespon dengan pergerakan yang minim. Para investor global tampaknya sedang menunggu acara utama seperti pertemuan kebijakan moneter dari bank sentral Eropa. Selain itu data klaim pengangguran AS juga akan menjadi perhatian para investor selanjutnya.

Karena sikap menunggu tersebut menyebabkan nada risk on yang sempat mendominasi menjadi terhenti total. Kondisi ini yang mungkin menahan Dolar Australia untuk naik dan menyebabkan AUDUSD turun. Tapi beberapa nada optimisme juga masih muncul seperti sikap Trump yang tidak memberikan komentar negatif ketika sesi wawancara dengan Newsmax.

Bersama dengan penurunan permintaan Dolar Australia, tolak ukur risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga mengalami penurunan 1,7 basis poin beberapa waktu terakhir. Para investor akan mencari sinyal baru dari hubungan antara dua raksasa ekonomi yaitu AS-China. Selain itu deretan peristiwa utama juga akan terus menjadi fokus.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan jaringan oracle untuk komputasi. Proposal...

CEO Blackrock: Crypto ‘dapat Menjadi Aset yang Hebat’ Tetapi Tidak Menjadi Pengganti Mata Uang

Meskipun peluncuran saham Coinbase berhasil pada hari Rabu, CEO Blackrock Larry Fink masih menyatakan beberapa kekhawatiran atas adopsi institusional crypto.

Google Cloud Integrasikan Band Protocol untuk Data Real-Time Harga Crypto

Google Cloud menggabungkan teknologi inti dari Band Protocol, layanan oracle terdesentralisasi, untuk memungkinkan "analisis data deret waktu keuangan yang cepat dan akurat,"...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -