Wednesday, December 2, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Turun Setelah Kebijakan Moneter RBA Meningkatkan Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga November

Must Read

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish....

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah...

Pergerakan mata uang Dolar Australia melemah melawan Dolar AS saat sesi Asia hari Selasa (20/10). Pelemahan itu membuat pasangan AUDUSD mengalami penurunan menuju ke titik paling rendah menuju ke lembah tiga pekan terakhir. Penyebab utama pelemahan Dolar Australia diprediksi akibat rilis kebijakan moneter terbaru dari bank sentral Australia beberapa waktu sebelumnya.

Secara umum, para pertemuan tadi pagi RBA memutuskan untuk tidak melakukan perubahan suku bunga. Namun dewan memberikan komentar-komentar dengan nada bearish pada perekonomian Australia di masa depan. Hal ini memancing kembali spekulasi bahwa akan ada pemangkasan suku bunga pada bulan November mendatang.

Sementara itu para ahli analisa mengatakan bahwa stimulus tambahan kemungkinan akan disampaikan pada pertemuan bulan November ini. Kemudian bank sentral diprediksi akan memangkas suku bunga menuju ke 0,10% dari sebelumnya di 0,25%. Pembelian obligasi dalam lima sampai sepuluh tahun mungkin juga akan naik. Ekspektasi ini membawa Dolar Australia melemah lebih rendah melawan Dolar AS.

Kemudian Asisten Gubernur RBA yaitu Kent juga memberikan komentar yang bearish. Dia mengatakan suku bunga bahkan bisa ke zona negatif pad alangkah pelonggaran lanjutan. Spread imbal hasil dalam 10 tahun antara AS dan Aussie juga turun menuju ke zona negatif sejak terakhir kali Maret kemarin.

Melihat semua kondisi di perekonomian Australia, peluang mata uang Dolar Australia melemah akan terbuka lebar. Sementara itu untuk saat ini pasangan AUDUSD sedang bergerak di sekitar nilai tukar 0,7065 setelah sempat turun ke lembah di 0,7046. Penurunan AUDUSD juga berhasil mengabaikan nada risiko pasar yang sepenuhnya optimis. Kontrak berjangka S&P 500 mampu melonjak sampai 0,50% di hari selasa ini karena ada berita positif mengenai stimulus ekonomi AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish. Mata uang Euro sepenuhnya memanfaatkan...

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar...

NZDUSD Menguat Setelah Data China Mengesankan dan Pelemahan Dolar AS Secara Luas

Pasangan mata uang NZDUSD menguat menuju ke nilai tukar lebih tinggi di 0,7120 di sesi Asia hari Selasa (1/12). Dolar New Zealand...

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -