Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

AUDUSD Turun Walaupun Kebijakan RBA Optimis Dengan Hati-hati

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Saat sesi Asia masih berlangsung di hari Selasa ini (4/5), pasangan AUDUSD terpantau mengalami kenaikan yang cukup baik. Sayangnya beberapa saat setelah itu harus rela turun cukup signifikan sampai 0,23% ke nilai tukar 0,7745. Aliran risk off tampaknya menjadi beban utama yang harus ditanggung oleh Dolar Australia hari ini. Walaupun sempat ada nada optimisme dari bank sentral Australia beberapa saat setelahnya.

Mengabaikan Optimisme

Dalam pertemuan kebijakan moneter tadi siang, bank sentral Australia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tetap dua 0,10%. Selain itu Dewan RBA juga kembali menerapkan target pembelian imbal hasil obligasi tetap pada 0,10% untuk tenor 3 tahun. Dikatakan juga skenario yang netral untuk tingkat pertumbuhan PDB sudah berubah.

Pertumbuhan selama tahun 2021 ini diharapkan akan sampai ke 43/4% dan kemudian dilanjutkan pada 2022 yang ada di 31/2%. Banyak yang menilai bahwa apa yang diambil dan dikatakan oleh RBA ini merupakan sebuah kebijakan moneter yang optimis hati-hati. Harusnya bisa membantu Dolar Australia hari ini untuk mendominasi pergerakan.

Apalagi beberapa saat sebelumnya, data mengenai sentimen konsumen dalam mingguan Australia bersama pinjaman rumah dan investasi mengalami kenaikan yang bagus. Tapi beban justru datang ketika angka perdagangan bulan Maret lebih rendah. Aktivitas ekspor dan impor juga menyusut pada hitungan yang sama dan membawa signal forex hari ini yang suram.

Para pelaku pasar dan investor global sepertinya juga lebih memandang beberapa risiko seperti pertemuan Menlu dari negara G7. Selain itu permintaan pembatasan aktivitas di prefektur besar Jepang juga memicu risk off dalam analisa hari ini. Untuk tantangan Dolar Australia hari ini mungkin akan lebih fokus ke beberapa data dari AS nanti malam. Dinamika sentimen risiko juga akan jadi perhatian.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -