Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Bank-bank AS Libur, Dolar AS Melemah, Pasar Fokus Pada Negosiasi Dagang AS-China

Must Read

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan...

Hari ini perdagangan mata uang Dolar AS terlihat mengalami pelemahan saat diperdagangkan pada sesi kawasan Eropa Senin (18/2). Momentum Dolar AS melemah terlihat pada Indeks DXY yang turun mencapai 0,1 persen dan menuju ke level angka 96.77. Pelemahan ini terjadi seiring dengan pasar Amerika Serikat yang sangat sepi akibat bank-bank AS yang libur. Bahkan hampir tidak ada data ekonomi yang besar dan mampu memberikan pergerakan tinggi pada pasar. Dalam kondisi seperti ini fokus pasar tertuju pada negosiasi dagang AS-China.

Hari ini ketika pasar Amerika Serikat sepi terjadi peningkatan harapan pada pasar untuk terjadinya kesepakatan dagang yang sudah dinegosiasikan sampai beberapa kali. Hal ini sangat diharapkan pasca negosiasi terakhir di Beijing. Setelah itu negosiasi lanjutan akan berlangsung di Washington dengan perwakilan masing-masing negara. Kenaikan minat pasar terhadap aset beresiko karena kemajuan negosiasi dagang AS-China membuat kondisi Dolar AS melemah.

Penyebab utama harapan pasar melonjak mengenai hasil negosiasi dagang AS-China adalah setelah pejabat dari kedua negara memberikan pernyataan yang cukup menggambarkan sikap optimis. Sehingga sesuai deadline awal pada 1 Maret nanti pasar sangat menaruh harapan agar tercapai kesepakatan dagang. Saat momen ini berlangsung, bursa saham melonjak cukup tinggi ketika perdagangan sesi kawasan Asia. Indeks Nikkei 225 juga melonjak dan disusul oleh Hang Seng yang juga mendaki cukup tinggi.

Harapan pasar mengenai hasil kesepakatan negosiasi AS-China yang positif membuat peningkatan pada aset-aset beresiko seperti komoditas minyak dan juga beberapa mata uang terkait komoditas. Dolar AS melemah karena sebagai safe haven dan tunduk pada mata uang Euro dan Poundsterling. Minyak mentah di WTI melonjak sekitar 0,10 persen  menuju ke angka 55,81 sedangkan Dolar Australia unggul terhadap Dolar AS sebesar 0,25 persen di level harga 0.7153.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan AS untuk mengukur apakah optimisme...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan besar infeksi selama akhir pekan...

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum menampilkan arah pergerakan yang jelas....

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -