Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

BoC Merevisi PDB Kanada, Pasangan USDCAD Hari Ini Melonjak Ke Puncak Empat Pekan

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Perdagangan mata uang saat sesi Eropa berlangsung di hari Kamis ini (23/1) terlihat Dolar AS mampu mengungguli di atas Loonie. Keadaan ini membuat pasangan USDCAD melonjak menuju ke level harga 1,315 yang sekaligus menjadi puncak dalam empat pekan setelah Dolar Kanada bearish.

Sepanjang hari Kamis ini, pasangan mampu mempertahankan kenaikan yang moderat dalam tiga sesi berturut-turut. Bahkan saat sesi Eropa, Dolar AS terus mendaki menambahkan kenaikan sampai 120 pips di atas Dolar Kanada. Sebenarnya posisi Dolar AS juga diuntungkan karena lawannya aset berisiko yaitu Loonie. Namun Dolar AS juga tidak mampu menjinakkan aset safe haven lain seperti pada USDJPY yang terus mengalami penurunan.

Salah satu pemicu kenaikan pasangan USDCAD adalah komentar kebijakan moneter dari bank sentral Kanada yang dinilai dovish oleh para pedagang. Pada hari Rabu kemarin, bank sentral Kanada melakukan pertemuan dengan hasil tetap mempertahankan suku bunga pada level 1,75 persen. Namun sayangnya BoC melakukan revisi proyeksi ke depan dengan tingkat pertumbuhan PDB tahun ini dari sebelumnya di 1,8 persen menjadi 1,6 persen.

Komentar ini sontak membuat Dolar Kanada bearish dan membawa USDCAD melambung tinggi. Pasalnya bank sentral Kanada juga sangat menaruh kekhawatiran pada data ekonomi dalam negeri yang negatif. Terlebih lagi kemarin data inflasi konsumen dilaporkan dengan hasil yang mengecewakan selama bulan Desember.

Faktor lain yang membawa Dolar Kanada bearish adalah posisi harga minyak mentah global yang terus mengalami penurunan. Bahkan hari ini saja minyak mentah sudah kehilangan kenaikan 1,5 persen. Kondisi ini diperburuk dengan status USD sebagai safe haven terhadap aset berisiko, sehingga membuatnya melonjak ketika pasar khawatir pada masalah virus Corona yang menyerang China.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -