>
Home / berita / Berita Harian Forex / Brexit Diperpanjang 3 Bulan, Poundsterling Tetap Beresiko Melemah Karena Ketidakpastian

Brexit Diperpanjang 3 Bulan, Poundsterling Tetap Beresiko Melemah Karena Ketidakpastian

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS hari Jumat (15/3) diperdagangkan turun sekitar 0,7 persen. Pasangan ini masih beresiko mengalami pergerakan datar atau bahkan turun lebih dalam karena masalah Brexit yang masih sangat membebani. Selasa kemarin Parlemen Inggris menolak proposal Brexit yang diajukan PM May untuk kali kedua. Sementara itu pada pemungutan suara tentang perpanjangan Pasal 50, Parlemen mengajukan permintaan kepada Uni Eropa untuk penundaan Brexit sampai tanggal 30 Juni yang sebelumnya akan jatuh pada 29 Maret.

Dengan jangka waktu perpanjangan mencapai 3 bulan tersebut tidak membuat mata uang Poundsterling Inggris menguat. Menurut penuturan dari BK Asset Management, jika memang Inggris gagal mengupayakan kesepakatan Brexit dalam waktu lebih dari dua tahun maka kesempatan pembuatan perjanjian bulan Juni nanti cukup kecil. Hal ini akan memicu tertahannya penguatan Pound terhadap mata uang utama lainnya.

Mengenai referendum, masyarakat Inggris tampak tidak begitu antusias terhadap referendum kedua kalinya. Karena masa pengajuan perpanjangan Brexit cukup lama sekitar 3 bulan dan referendum kedua tampak tidak akan bisa mengalahkan referendum pertama dulu. Penundaan Brexit sendiri dapat lebih lama lagi jika pekan depan Parlemen Inggris menolak kembali kesepakatan yang diajukan PM May ketiga kalinya. Uni Eropa sebenarnya juga bisa memberikan perpanjangan waktu yang cukup lama seperti yang diungkapkan oleh Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk.

Sebenarnya perpanjangan Brexit mencapai 3 bulan tidak begitu menghapuskan ketidakpastian Brexit pada pasar uang. Resiko penurunan masih terbuka lebar pada mata uang Poundsterling Inggris. Tapi katalis penurunan lebih lanjut juga telah sirna karena Parlemen menolak Brexit tanpa kesepakatan dagang apapun. Sehingga pergerakan pasangan GBPUSD tampak akan dipengaruhi data ekonomi kedua negara.

About Wida Yodik

Check Also

Yen Jepang

Perdagangan Mulai Aktif Pasca Paskah, Yen Jepang Cukup Mendominasi USDJPY

Perdagangan pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang hari ini bergerak mencoba mendekati level …