Thursday, August 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data China Optimis, Dolar Australia Gagal Menguat Dibebani Ketegangan AS-China

Must Read

Harga Minyak Pullback dari High 5-Bulan karena Meningkatnya Stok

Harga minyak tergelincir dari level tertinggi lima bulan pada hari Kamis karena sentimen bearish tentang permintaan bahan...

Pounds di Level High 5-Bulan Karena Bank Sentral Tidak Terlalu Pesimis pada Prospek Ekonomi

Pounds menguat ke level tertinggi baru dalam lima bulan terhadap dolar dan menuju ke level $ 1,32...

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

Hari Kamis pagi (9/5) China merilis data mengenai Inflasi Harga Produsen yang dinyatakan dengan hasil melebihi prediksi pasar sebelumnya. Data tersebut telah dirilis mendekati waktu ulasan untuk mengangkat Dolar Australia pada minat beli yang tinggi. Karena Dolar Aussie menjadi proxy utama China dalam perdagangan di pasar keuangan global.

Data IHP China dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 0,9 persen secara tahunan selama bulan April. Data ini melenyapkan prediksi awal yang hanya akan mengalami kenaikan 0,6 persen setelah sebelumnya meningkat 0,4 persen selama Maret kemarin. Sementara itu hal serupa juga terjadi pada rilis data mengenai inflasi harga konsumen yang secara tahunan meningkat 2,5 persen sesuai dengan harapan pasar. Dengan data IHP China yang melebih ekspektasi awal menjadi penanda bahwa saat ini ekonomi China sudah cukup stabil dalam beberapa bulan ini. Sehingga kekhawatiran pasar terhadap ancaman deflasi secera sirna.

Dengan data-data yang cukup positif dari China terlihat tidak mampu menggerakkan Dolar Australia. Pasangan AUDUSD terus pada bias bearish yang bisa berlanjut dan sebelum rilis data China tersebut sedang berada di sekitar level harga 0,6980.  Dolar Aussie bisa dikatakan sudah gagal untuk mendapatkan dorongan setelah rilis data mengenai inflasi harga produsen China yang sangat optimis.

Kegagalan Dolar Australia untuk memanfaatkan momentum penguatan ini bisa disebabka  oleh hubungan antara AS dengan China ynag mulai memanas kembali. Sehingga hal ini membuat pasar lebih memilih memindahkan dana mereka ke aset-aset safe haven sebagai penghindaran resiko perdagangan. Untuk perdagangan-perdagangan beberapa hari ke depan pasanga AUDUSD bisa tetap fokus ke kabar pembaruan dari pembicaraan dagang antara AS dengan China. Karena katalis ini menjadi penggerak utama sentimen pasar untuk saat ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Pullback dari High 5-Bulan karena Meningkatnya Stok

Harga minyak tergelincir dari level tertinggi lima bulan pada hari Kamis karena sentimen bearish tentang permintaan bahan...

Pounds di Level High 5-Bulan Karena Bank Sentral Tidak Terlalu Pesimis pada Prospek Ekonomi

Pounds menguat ke level tertinggi baru dalam lima bulan terhadap dolar dan menuju ke level $ 1,32 setelah Bank of England memberikan...

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna untuk membeli mata uang digital...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini juga berhasil mendorong pasangan mata...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari Rabu (5/8). Dengan ini maka...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -