Thursday, January 23, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data China Optimis, Dolar Australia Gagal Menguat Dibebani Ketegangan AS-China

Must Read

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia...

USDJPY Melonjak Setelah Risk-On Kembali, Kurang Keyakinan Akibat Minim Katalis Penggerak

Pasangan mata uang USDJPY saat ini telah mengalami kenaikan cukup baik saat sesi Eropa berlangsung di hari Rabu...

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan...

Hari Kamis pagi (9/5) China merilis data mengenai Inflasi Harga Produsen yang dinyatakan dengan hasil melebihi prediksi pasar sebelumnya. Data tersebut telah dirilis mendekati waktu ulasan untuk mengangkat Dolar Australia pada minat beli yang tinggi. Karena Dolar Aussie menjadi proxy utama China dalam perdagangan di pasar keuangan global.

Data IHP China dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 0,9 persen secara tahunan selama bulan April. Data ini melenyapkan prediksi awal yang hanya akan mengalami kenaikan 0,6 persen setelah sebelumnya meningkat 0,4 persen selama Maret kemarin. Sementara itu hal serupa juga terjadi pada rilis data mengenai inflasi harga konsumen yang secara tahunan meningkat 2,5 persen sesuai dengan harapan pasar. Dengan data IHP China yang melebih ekspektasi awal menjadi penanda bahwa saat ini ekonomi China sudah cukup stabil dalam beberapa bulan ini. Sehingga kekhawatiran pasar terhadap ancaman deflasi secera sirna.

Dengan data-data yang cukup positif dari China terlihat tidak mampu menggerakkan Dolar Australia. Pasangan AUDUSD terus pada bias bearish yang bisa berlanjut dan sebelum rilis data China tersebut sedang berada di sekitar level harga 0,6980.  Dolar Aussie bisa dikatakan sudah gagal untuk mendapatkan dorongan setelah rilis data mengenai inflasi harga produsen China yang sangat optimis.

Kegagalan Dolar Australia untuk memanfaatkan momentum penguatan ini bisa disebabka  oleh hubungan antara AS dengan China ynag mulai memanas kembali. Sehingga hal ini membuat pasar lebih memilih memindahkan dana mereka ke aset-aset safe haven sebagai penghindaran resiko perdagangan. Untuk perdagangan-perdagangan beberapa hari ke depan pasanga AUDUSD bisa tetap fokus ke kabar pembaruan dari pembicaraan dagang antara AS dengan China. Karena katalis ini menjadi penggerak utama sentimen pasar untuk saat ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia...

USDJPY Melonjak Setelah Risk-On Kembali, Kurang Keyakinan Akibat Minim Katalis Penggerak

Pasangan mata uang USDJPY saat ini telah mengalami kenaikan cukup baik saat sesi Eropa berlangsung di hari Rabu (22/1). Dalam perdagangan harian, Dolar AS...

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan pemantulan ini maka pergerakan turun...

Agen Pajak Inggris Menawarkan Kontrak untuk Memerangi Penggelapan Pajak Crypto

Agen pajak Inggris mengundang kontraktor untuk menyediakan alat teknologi untuk membantu agen tersebut memerangi penjahat cyber crypto. Teknologi...

Kota di Turki Mengembangkan Solusi Crypto dan Blockchain untuk Layanan Publik

Konya, kota penyair terkenal di dunia, mungkin tidak terlintas dalam pikiran ketika berbicara tentang teknologi, terutama blockchain dan cryptocurrency. Sebagai salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -