Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data Ekonomi China Negatif, Dolar New Zealand Terimbas Pelemahan, Fokus Kesepakatan AS-China

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Pasangan mata uang Dolar New Zealand terhadap Dolar AS tampak mengalami penurunan menuju ke level harga 0.6800. Pergerakan menurun pasangan ini terjadi selama sesi perdagangan kawasan Asia hari Selasa (4/3). Sebelumnya pasangan NZDUSD mampu menguat tapi harus kehilangan momentum setelah adanya kabar terbaru dari kesepakatan dagang antara AS-China yang membuat sentimen berubah arah.

Sebelumnya memang ada kabar bahwa parlemen China merilis mengenai laporan PDB saat pertemuaan tahunan mereka. Laporan mengenai produk domestik bruto China menyebabkan prediksi berubah berada di kisaran 6,0-6,5 persen untuk tahun 2019 ini. Pemerintah China sendiri menaruh harapan peningkatan produk domestik bruto sebesar 6,5 persen untuk tahun 2018. Hal ini yang membuat pengaruh ckup besar pada pergerakan Dolar New Zealand terhadap Dolar AS karena sentimen pasar.

Laporan mengenai IMP Jasa Caixin untuk bulan Februari juga cukup menyita perhatian para pelaku pasar dan investor. Laporan indeks manajer pembelian anjlok berada di angka 51,1 dengan prediksi awal akan berada di angka 53,8 dan data sebelumnya dilaporkan di angka 53,6. Hasil ini otomatis membawa data indeks manajer pembelian berada di kawasan paling rendah dalam waktu 3 bulan terakhir.

China sendiri membawa pengaruh cukup besar pada pergerakan-pergerakan mata uang global. China merupakan salah satu pelaku terbesar dalam perdagangan komoditas didunia, disusul New Zealand sebagai pelaku terbesar nomor dua di dunia. Sehingga data-data ekonomi China yang negatif turut membawa dampak negatif pada pergerakan Dolar New Zealand.

Saat ini data-data perekonomian China tidak begitu diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor. Fokus utama mereka saat ini berada pada pembicaraan mengenai kesepakatan dagang tingkat akhir dari kedua negara dengan ekonomi terbesa di dunia.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -