Wednesday, May 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data IMP China Mengecewakan, Dolar Australia Merosot Terhadap Yen Jepang

Must Read

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku...

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat...

Perdagangan pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Yen Jepang hari ini sedang berada di kawasan level harga 79,60. Level tersebut dicapai oleh pasangan AUDJPY setelah rilis data mengenai IMP sektor manufaktur dan untuk non-manufkatur China yang lemah. Dolar Aussie bahkan hampir turun sekitar 40 pips karena data yang mengecewakan ini.

Untuk periode selama bulan April tahun 2019, data mengenai indeks manajer pembelian atau IMP yang berasal dari Federasi Logistik dan Pembelian China sangat mengecewakan para pembeli Dolar Australia. Data tersebut pada hari Selasa pagi (30/4) dilaporkan dengan hasil 50,1 terhadap prediksi sebelumnya yang berada di 50,7 dan data lama di 50,5. Sementara itu untuk sektor non-manufaktur dilaporkan dengan hasil menurun menuju ke 54,3 dengan prediksi awal yang berada di 54,5 dan data sebelumnya 54,8.

Selama minggu ini ada momen yang cukup penting yaitu libur Golden Week di Jepang selama satu minggu penuh. Peristiwa ini akan sangat memberikan pengaruh terhadap perdagangan Yen di pasar mata uang global. Untuk saat ini pergerakan yang cukup optimis dari ekuitas global memberikan dorongan terhadap Dolar Australia untuk pulih dalam jangka pendek.

Pasca rilius data mengenai IMP sektor manufaktur Caixin akan juga dirilis data mengenai survei industri swasta. Data tersebut diprediksi akan mengalami kenaikan menuju ke 51,0 terhadap data sebelumnya yang berada di 50,8. Selain data-data China yang membawa gelojak Aussie, data domestik Australia juga akan menjadi fokus pasar. Data mengenai angka kredit pada sektor swasta di Australia selama bulan Maret akan memberikan dampak signifikan. Data tersebut mungkin tidak akan mengalami perubahan dan tetap di 0,3 persen. Kabar non-ekonomi juga akan menggerakkan Aussie seperti pembicaraan dagang antara AS dengan China.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku sejak 2018.

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi beberapa pembatasan pada...

Dolar Terpukul Selera Risiko yang Kembali

Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, mundur dari tertinggi dua dekade terhadap sekeranjang mata uang utama, karena meningkatnya selera...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 18 Mei 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -