Saturday, October 23, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data ISM Mengecewakan, Dolar AS Semakin Terpuruk Terhadap Yen

Must Read

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas...

Pergerakan pada pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang tampak masih stagnan saat pembukaan sesi Asia hari Rabu (4/9). Sebelumnya pasangan ini telah mengalami penurunan menuju ke level harga 105,74 berangkat dari titik lebih tinggi di level harga 106,30. Lemahnya permintaan terhadap USD disebabkan oleh rilis data mengenai ISM AS yang cukup mengecewakan.

Untuk saat ini pasangan USDJPY sedang diperdagangkan di sekitar level harga 105,88 atau mewakili penurunan sebesar -0,04 persen, setelah naik turun di 105,82 dan juga 105,98. Data yang membuat permintaan Dolar AS merosot disampaikan dengan hasil 49,1 selama bulan Agustus. Padahal rilis data ISM AS sebelumnya berada di 51,2. Data ini otomatis juga merupakan penyampaian paling rendah di bawah 50 sejak bulan Agustus 2016 lalu.

Data ISM AS yang mengecewakan Dolar AS tersebut akan menambah alasan bagi Presiden Trump untuk terus memberikan tekanan kepada bank sentral AS. Beberapa kali Trump juga mengkritik kinerja Fed bahwa mereka perlu memangkas kembali suku bunga dengan agresif untuk mendorong ekonomi domestik. ISM AS yang mengecewakan akan semakin mengkonfirmasi permintaan Trump tersebut.

Sementara itu tolak ukur sentimen risiko yang berada di imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 2 tahunan mengalami penurunan menuju ke 1,43 persen. Level ini merupakan hasil paling rendah sejak dua tahun terakhir dan untuk tenor 10 tahun turun dari 1,51 persen menuju ke 1,43 persen yang menjadi titik rendah tiga tahun terakhir. Penurunan imbal hasil ini terjadi ketika kekhawatiran resesi ekonomi AS sedang melanda.

Pejabat Fed juga memberikan komentar beragam mengenai proyeksi ekonomi AS. Rosengren memberikan pandangan bahwa ekonomi AS saat ini cukup baik dan tidak akan ada resesi walaupun terjadi inversi pada kurva imbal hasil.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi yang optimis memberi mata uang...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas untuk regulasi cryptocurrency.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai Level ATH Baru

Kapitalisasi pasar total semua cryptocurrency naik ke level tertinggi baru sepanjang masa pada hari Rabu, mengakhiri pemulihan dramatis selama berbulan-bulan yang menegaskan...

Animoca Brands Gandakan Valuasi dari Putaran Pendanaan Baru

Game NFT dan pengembang properti virtual Animoca Brands telah menggandakan valuasinya menjadi $2,2 miliar setelah menutup putaran pendanaan baru yang menghasilkan $65...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -