Thursday, January 21, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data Ketenagakerjaan Optimis Membawa AUDUSD Bangkit Dari Penurunan

Must Read

Euro Naik Sebelum Pertemuan ECB, Stimulus Biden Membebani Dolar

Euro bergerak lebih tinggi sebelum pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, dengan dolar menurun versus mata...

Minyak Turun Setelah Kenaikan Tak Terduga dari Stok Minyak AS

Minyak tergelincir pada hari Kamis setelah data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS yang...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Dolar Australia menguat membawa pasangan AUDUSD bangkit dari level paling rendah dalam sesi. Lonjakan permintaan terhadap Loonie terjadi setelah Australia merilis data pekerjaan selama bulan Maret dengan hasil yang diatas prediksi awal. 

Namun sayangnya kenaikan AUDUSD masih sangat rentan kembali mengalami pembalikan. Mengingat banyak investor yang merasa khawatir dengan ancaman resesi ekonomi global akibat pandemi virus Corona. Saat ini Dolar Australia menguat membawa pasangan menuju ke level harga 0,6305 saat sesi Asia di hari Kamis (16/4). 

Data pekerjaan Australia menampilkan hasil penambahan pekerjaan sampaio 5,9K selama bulan Maret. Data itu otomatis lebih baik dari prediksi awal yaitu penurunan sampai -40K. Namun sayangnya pengangguran Australia juga mengalami kenaikan ke 5,2% lebih tinggi dari sebelumnya di 5,1%. Tapi data itu masih jauh lebih baik dibandingkan prediksi yang berada di 5,5%.

Sayangnya banyak yang memandang Dolar Australia menguat saat ini tidak akan bertahan lama. Karena hasil pekerjaan itu dilakukan saat dua pekan pertama bulan Maret sebelum pandemi virus Corona benar-benar merusak semua aktivitas ekonomi Australia. Pembatasan aktivitas Australia juga diperketat mulai pekan ketiga bulan Maret kemarin.

Sementara itu Dolar AS tampak mampu unggul melawan mata uang yang dinilai berisiko termasuk salah satunya Dolar Australia. Banyak yang menilai Dolar AS merupakan aset safe haven sehingga sering menjadi pelarian ketika ada guncangan pada ekonomi global.

Permintaan terhadap Dolar AS akan tetap tinggi dan membatasi penguatan Lonnie baru-baru ini. Bahkan penguatan USD bisa mengabaikan kondisi AS yang terus memburuk terserang pandemi virus Corona. Para pelaku pasar dan investor global saat ini menunggu apakah Presiden Trump benar-benar akan membuka kembali seluruh negara bagian dan memulai aktivitas ekonomi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Naik Sebelum Pertemuan ECB, Stimulus Biden Membebani Dolar

Euro bergerak lebih tinggi sebelum pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, dengan dolar menurun versus mata...

Minyak Turun Setelah Kenaikan Tak Terduga dari Stok Minyak AS

Minyak tergelincir pada hari Kamis setelah data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS yang menghidupkan kembali kekhawatiran permintaan terkait...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -