Thursday, August 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data Ketenagakerjaan Optimis Membawa AUDUSD Bangkit Dari Penurunan

Must Read

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari...

Dolar Australia menguat membawa pasangan AUDUSD bangkit dari level paling rendah dalam sesi. Lonjakan permintaan terhadap Loonie terjadi setelah Australia merilis data pekerjaan selama bulan Maret dengan hasil yang diatas prediksi awal. 

Namun sayangnya kenaikan AUDUSD masih sangat rentan kembali mengalami pembalikan. Mengingat banyak investor yang merasa khawatir dengan ancaman resesi ekonomi global akibat pandemi virus Corona. Saat ini Dolar Australia menguat membawa pasangan menuju ke level harga 0,6305 saat sesi Asia di hari Kamis (16/4). 

Data pekerjaan Australia menampilkan hasil penambahan pekerjaan sampaio 5,9K selama bulan Maret. Data itu otomatis lebih baik dari prediksi awal yaitu penurunan sampai -40K. Namun sayangnya pengangguran Australia juga mengalami kenaikan ke 5,2% lebih tinggi dari sebelumnya di 5,1%. Tapi data itu masih jauh lebih baik dibandingkan prediksi yang berada di 5,5%.

Sayangnya banyak yang memandang Dolar Australia menguat saat ini tidak akan bertahan lama. Karena hasil pekerjaan itu dilakukan saat dua pekan pertama bulan Maret sebelum pandemi virus Corona benar-benar merusak semua aktivitas ekonomi Australia. Pembatasan aktivitas Australia juga diperketat mulai pekan ketiga bulan Maret kemarin.

Sementara itu Dolar AS tampak mampu unggul melawan mata uang yang dinilai berisiko termasuk salah satunya Dolar Australia. Banyak yang menilai Dolar AS merupakan aset safe haven sehingga sering menjadi pelarian ketika ada guncangan pada ekonomi global.

Permintaan terhadap Dolar AS akan tetap tinggi dan membatasi penguatan Lonnie baru-baru ini. Bahkan penguatan USD bisa mengabaikan kondisi AS yang terus memburuk terserang pandemi virus Corona. Para pelaku pasar dan investor global saat ini menunggu apakah Presiden Trump benar-benar akan membuka kembali seluruh negara bagian dan memulai aktivitas ekonomi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini juga berhasil mendorong pasangan mata...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari Rabu (5/8). Dengan ini maka...

USDJPY Hari Ini Terus Naik Turun Karena Dinamika Risiko yang Ramai

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY bullish bangkit dari titik yang paling rendah dalam mingguan yang berada di 105,58. Pasangan berhasil kembali merebut...

Dolar Australia Naik Membawa AUDUSD Lebih Tinggi Mengabaikan Risk Off dan Data Negatif China

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia naik dan terus bertahan melawan Dolar AS dengan mencatatkan kenaikan 0,28% menuju ke 0,7180. Dengan catatan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -