Monday, September 21, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data Pasar Tenaga Kerja Pesimis, Dolar Australia Melemah Terhadap USD

Must Read

Kava akan Merilis Pasar Uang Lintas-Rantai di Blockchain

Keuangan terdesentralisasi, atau DeFi, platform Kava mengumumkan niatnya untuk menjadi tuan rumah pasar uang lintas rantai di...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 21 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Perdagangan pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS hari ini Kamis (13/6) terlihat ditekan oleh bias bearish. Melemahnya Aussie disebabkan oleh rilis data mengenai kondisi pasar tenaga kerja di Australia yang menyeret pasangan AUDUSD menuju ke level paling rendah dalam dua minggu terakhir di sekitar 0,6901. Saat ini pasangan sedang mengalami masa stagnan dan secara harian mengalami penurunan sebesar 0,27 persen.

Data mengenai kondisi pasar tenaga kerja disampaikan oleh Biro Statistika Australia di hari Kamis pagi. Laporan tersebut disampaikan dengan hasil yang tetap berada di 5,2 persen selama bulan Mei terhadap prediksi sebelumnya yaitu di 5,1 persen. Sementara itu data yang lebih rinci memperlihatkan data pekerjaan sehari penuh mengalami kenaikan di 2.400 setelah sebelumnya selama April turun 6.300. Hasil ini membuat Dolar Australia melemah setelah data dirilis dan USD mendominasi pasangan AUDUSD.

Data mengenai tenaga kerja Australia ini dinilai bahwa bank sentral Australia memiliki kepercayaan yang baik tingkat pengangguran berada di 4,5 persen atau bahkan lebih rendah lagi. Tindakan-tindakan saat ini sangat penting untuk membantu mendorong tingkat inflasi agar lebih tinggi. Tapi dengan data hari ini maka terlihat adanya kesenjangan data tingkat pengangguran dengan tingkat angka pekerjaan harian penuh. Sehingga secara luas dapat diambil kesimpulan bank sentral Australia memerlukan tindakan berupa stimulus moneter untuk memperpendek kesenjangan data yang sudah terjadi.

Pada perdagangan selanjutnya AS akan merilis beberapa data ekonomi yang berdampak tidak besar yaitu data mengenai klaim angka pengangguran skala mingguan dan juga mengenai indeks harga impor dan eskpor AS. Tapi prediksinya pasar pasangan Dolar Australia terhadap Dolar AS tidak akan begitu merespon data-data dari AS ini dan indeks Dolar AS masih tetap stagnan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kava akan Merilis Pasar Uang Lintas-Rantai di Blockchain

Keuangan terdesentralisasi, atau DeFi, platform Kava mengumumkan niatnya untuk menjadi tuan rumah pasar uang lintas rantai di...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 21 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 21 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 21 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -