Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data Perdagangan China Yang Beragam Membuat Dolar Australia Berjuang Di 0,67 Terhadap USD

Must Read

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya...

Saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (14/10) China merilis data mengenai perdagangan yang beragam. Atas data tersebut pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS bergerak menuju ke level harga 0,6780 saat Senin pagi.

Data mengenai perdagangan dari China menampilkan bahwa tingkat surplus perdagangan mengalami lonjakan menuju ke 280 Yuan Miliar selama bulan September dari sebelumnya di 239,6 Miliar. Lebih rinci lagi menampilkan bahwa tingkat ekspor China mengalami penurunan -0,7 persen terhadap laporan sebelumnya di +2,6 persen. Sementara itu untuk tingkat impor juga mengalami penurunan -6,2 persen dari sebelumnya di -2,6 persen.

Sebenarnya para pelaku pasar dan investor Dolar Australia mengalami kegagalan dalam melihat kondisi perdagangan dari China. Namun sampai saat ini sentimen pasar secara luas masih terbawa oleh kabar yang optimis dari perdagangan antara AS dengan China. Pada pekan kemarin kedua negara melakukan pertemuan untuk membahas masalah kesepakatan dagang.

Perkembangan hubungan dagang kedua negara ini mengirimkan sinyal yang cukup sulit untuk para negosiator kedua pihak. Pasalnya tidak ada perjanjian nyata yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Padahal dengan adanya kesepakatan yang telah ditandatangani maka akan membalikkan keadaan suram yang terjadi selama perang dagang berlangsung.

Pembicaraan AS-China dikabarkan akan mampu menahan pemberlakukan kenaikan tarif pada produk asal China yang akan diberlakukan pada 15 Oktober nanti. Hal ini terjadi setelah pemerintah China berkomitmen untuk meningkatkan impor hasil pertanian asal AS.

Setelah pembicaraan pada pekan kemarin yang tidak ada rincian lebih lanjut, kedua belah pihak akan bertemu kembali pada bulan November mendatang. Dolar Australia sendiri akan terus memantau perkembangan hubungan dagang AS-China. Karena AUD merupakan proxy China dalam perdagangan.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di dua pantai tersibuk di negara...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya yang didukung negara, Korea Expressway...

Peneliti: Peretasan Pertukaran Crypto Terjadi dalam Tiga Cara

Para peneliti di konferensi keamanan Black Hat mengungkapkan bahwa pertukaran crypto mungkin rentan terhadap peretas. Meskipun pertukaran crypto memiliki privasi dan keamanan...

Lebih dari 10.000 Perusahaan Blockchain Baru Didirikan di Cina pada tahun 2020

Blockchain dan platform data crypto, LongHash, mengungkapkan pada 8 Agustus dalam sebuah tweet bahwa sektor blockchain China telah tumbuh secara substansial meskipun...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -