Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Data Upah Naik, Dolar Australia Menguat Meski Masih Menanti Kejelasan Pasar Saham

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini mampu berada pada level nilai tukar yang lebih tinggi di hari Rabu (24/2) saat sesi Asia. Dolar Australia menguat menerima dorongan tambahan ketika adanya laporan data dalam negeri yang menggembirakan. Data indeks upah mengalami kenaikan yang tampak bisa membawa dampak positif bagi pandangan RBA dan pemerintah Australia.

Data laporan tingkat upah pekerja pada kuartal ke-4 2020 berada pada level yang lebih tinggi. Data tersebut naik sampai ke 0,6% pada Q4 dalam hitungan QoQ. Data lebih tinggi dari prediksi para ahli ekonomi yang berada di 0,3% dan laporan kuartal sebelumnya pada 0,1%. Kemudian dalam hitungan tahunan, data itu naik sama dari sebelumnya di 1,4% lebih tinggi dari harapan di 1,1%.

Data inflasi gaji pekerja yang naik itu mendapatkan dukungan dari pengangguran yang membaik pada hari sebelumnya. Tentu ini menjadi sinyal yang positif bagi ekonomi Australia dan mengirimkan Dolar Australia menguat beberapa jam terakhir.

Para pembeli akan mencoba menguji nilai tukar 0,7917 ddan berusaha lebih tinggi lagi. Kenaikan bisa dikonfirmasi ketika adanya perubahan pada pasar saham dan yield Treasury AS. Sejak awal pekan kemarin, kenaikan yield Treasury telah memaksa pasar saham untuk mengalami penurunan dan dalam. Itu juga berimbas ke aset berisiko yang lebih rendah seperti Dolar Australia.

Sementara itu semalam The Fed Powell tampak menyampaikan kekhawatiran atas masa depan ekonomi. Fed juga mengungkapkan kebijakan akan tetap akomodatif dan pembelian aset tetap seperti pada kecepatan yang ada saat ini. Harapan dana stimulus ekonomi AS bagaimanapun akan membantu Dolar Australia menguat beberapa waktu ke depan. Pembaruan arah sentimen risiko juga akan menjadi perhatian sebagai katalis penggerak jangka pendek.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -