>
Home / berita / Berita Harian Forex / Dolar AS Berada di Level Terendah Dalam Tiga Minggu

Dolar AS Berada di Level Terendah Dalam Tiga Minggu

Dolar AS memperpanjang kerugian terhadap rival utamanya pada hari Kamis (31/1) menuju ke level terendah dalam tiga minggu. Setelah Federal Reserve memutar kembali prediksi kenaikan suku bunga di tahun ini, di tengah meningkatnya ketidakpastian atas prospek ekonomi global.

The Fed membiarkan suku bungatertahan pada akhir pertemuan pada hari Rabu (30/1) dan mengatakan akan “sabar” sebelum membuat kenaikan suku bunga lebih lanjut. Menjatuhkan pedomannya bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut secara bertahap akan diperlukan.

“The Fed telah mengeluarkan pernyataan dovish, reaksi responsif dari The Fed yang berarti bahwa kemungkinan resesi telah memudar,” kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets.

Indeks dolar ASbisa mencapai 93,5 jika level dukungan 95 berhasil ditembus. Saya berharap mata uang komoditas seperti Aussie, Kiwi dan dolar Kanada menunjukkan kinerja dengan baik.”

Dolar Australia lebih tinggi, dengan AUD/USD naik 0,34% menjadi 0,7268 setelah menguat 1,36% pada hari Rabu (30/1).

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,13% ke 94,91 pada pukul 08:37 GMT, dekat dengan tiga minggu setelah jatuh 0,5% pada hari Rabu (30/1).

Greenback telah berada di kaki belakang bahkan sebelum sinyal dovish Fed, dengan pembuat kebijakan dalam beberapa pekan terakhir menandakan bahwa pendekatan yang hati-hati akan diambil. Setelah bank sentral AS menaikkan suku bunga sebanyak empat kali pada 2018.

Tidak mengherankan, analis bearish terhadap dolar AS, karena perang perdagangan AS-Cina dan meningkatnya tekanan pada pertumbuhan global mengancam akan memukul ekonomi AS.

About Wida Yodik

Check Also

pound

Data Penjualan yang Kuat Mendukung Pound Bergerak Lebih Tinggi

Pound naik tipis pada hari Jumat (15/2) karena data penjualan ritel Inggris yang kuat mengangkat …