>
Home / berita / Berita Harian Forex / Dolar AS Kembali Pulih Karena Optimisme Kesepakatan Dagang Dan Pemulihan Sentimen Resiko

Dolar AS Kembali Pulih Karena Optimisme Kesepakatan Dagang Dan Pemulihan Sentimen Resiko

Hari ini perdagangan pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang sedang berada di sekitar level harga 109,92. Level ini menjadi kawasan paling tinggi skala harian karena adanya perubahan arah pada sentimen resiko pasar. Selain itu saat ini USD juga sedang mengalami perubahan kekuatan saat sesi dagang kawasan Asia berlangsung di hari Jumat pagi (17/5).

Sebenarnya berdasarkan pernytaan dari Menteri Perdagangan AS yaitu Wilbur Ross, antara AS dengan China saat ini sudah di tahapan penting dalam proses pembicaraan dagang kedua negara. Hal ini akan membuat pasar sangat optimis dengan kesepakatan akhir yang sangat baik. Walaupun sampai saat ini jika memang Amerika Serikat dan China terus bersitegang mengenai perdagangan , terlebih lagi setelah Trum memutuskan menerapkan tindakan yang bersifat proteksionis terhadap administrasi AS.

Optimisme pasar mengenai perdagangan aset beresiko di pasar keuangan juga didukung oleh beberapa faktor lain seperti laporan dari Cisco Systems dan Walmart. Keduanya menyampaikan data mengenai pendapatan selamat datang. Selain itu pergerakan pada greenback yang cukup positif dan data-data yang tampak optimis akan terus mendukung perdagangan ke depan pada Dolar AS.

Suasana pasar yang berubah juga bisa diamati pada imbal hasil obligasi AS skala 10 tahun yang pulih sebesar 2 poin menuju ke 2,40 persen. Pemulihan ini terjadi kemarin Kamis mendekati penutupan pasar. Posisi ini bertahan sampai sekarang yang menandakan adanya nada optimis pada pasar terutama aset beresiko.

Untuk Dolar AS sendiri, selain terus menunggu perkembangan dari pembicaraan AS-China beberapa rilis data dari AS juga akan menjadi fokus pasar. Indeks mengenai sentimen konsumen Michigan selama bulan Mei akan bisa memberikan keuntungan jangka pendek. Selain itu indeks tersier selama bulan April dari Jepang juga turut diperhatikan pasar.

About Wida Yodik

Check Also

Poundsterling Inggris

Poundsterling Inggris Menunggu Kunjungan PM Boris dan Pembaruan Sentimen Risiko

Masalah ketidakpastian Brexit sampai hari ini terus menjadi beban bagi Poundsterling Inggris untuk melonjak. Saat …