Thursday, January 23, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Masih Terimbas Imbal Treasury, Yen Jepang Mendominasi USDJPY

Must Read

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia...

USDJPY Melonjak Setelah Risk-On Kembali, Kurang Keyakinan Akibat Minim Katalis Penggerak

Pasangan mata uang USDJPY saat ini telah mengalami kenaikan cukup baik saat sesi Eropa berlangsung di hari Rabu...

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan...

Hari ini perdagangan pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang tampak mengalami penurunan dan menguji kawasan paling rendah skala harian di level harga 110.30. Kondisi ini terjadi ketika sesi perdagangan kawasan Asia di buka hari Kamis (28/3). Pergerakan pasangan ini merupakan sebuah respon dari para pelaku pasar dan investor atas kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Perlambatan ini sudah didasarkan dari penurunan cukup tajam pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan juga suasana yang pesimis pada Wall Street. Pasangan USDJPY akan lebih fokus pada rilis data ekonomi mengenai PDB AS dan beberapa peristiwa yang membawa sentimen resiko.

Sebelumnya pada imbal hasil obligasi Treasury skala 10 tahunan AS mengalami penurunan tajam sebesar 2,35 persen dan menuju ke kawasan paling rendah sejak akhir tahun 2017 lalu. Kondisi ini memancing pasar untuk lebih memilih melakukan penjualan terhadap aset global dengan melakukan pemotongan imbal hasil skala tiga bulanan. Sehingga tampak akan terjadi resesi AS seperti yang pernah terjadi pada tahun 2007 lalu. Ancaman resesi membuat perdagangan Dolar AS sepi peminat dan membuat Yen mendominasi pasangan USDJPY.

Pada bund Jerman juga mengalami penurunan cukup tajam yang diakibatkan oleh pernyataan Presiden bank sentral Eropa Draghi. Dia menyatakan memberi sebuah isyarat tentang peningkatan tantangan pada ekonomi regional dan juga lebih memilih mempertahankan kebijakan moneter atau bahkan lebih melonggarkannya. Draghi menyatakan tidak akan melakukan pengetatan kebijakan moneter.

Beberapa bank sentral negara lain seperti RBNZ juga senada dengan nada dovish ECB. Selain itu yang membuat para pelaku pasar dan investor terbebani  untuk berdagang Dolar AS adalah pernyataan dari calon Gubernur Fed, Moore. Mengenai polemik Brexit sampai saat ini juga masih sangat membebani perdagangan pada pasar uang. Dampak yang dirasakan dari Brexit ini bisa sampai ke perekonomian global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia...

USDJPY Melonjak Setelah Risk-On Kembali, Kurang Keyakinan Akibat Minim Katalis Penggerak

Pasangan mata uang USDJPY saat ini telah mengalami kenaikan cukup baik saat sesi Eropa berlangsung di hari Rabu (22/1). Dalam perdagangan harian, Dolar AS...

Minyak Mentah Memantul Ringan Dari Terendah, Fokus Ke Geopolitik dan Perdagangan

Pergerakan harga minyak mentah terpantau mengalami pemantulan pada level 58,35 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (22/1). Dengan pemantulan ini maka pergerakan turun...

Agen Pajak Inggris Menawarkan Kontrak untuk Memerangi Penggelapan Pajak Crypto

Agen pajak Inggris mengundang kontraktor untuk menyediakan alat teknologi untuk membantu agen tersebut memerangi penjahat cyber crypto. Teknologi...

Kota di Turki Mengembangkan Solusi Crypto dan Blockchain untuk Layanan Publik

Konya, kota penyair terkenal di dunia, mungkin tidak terlintas dalam pikiran ketika berbicara tentang teknologi, terutama blockchain dan cryptocurrency. Sebagai salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -