Wednesday, April 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Optimisme Perdagangan Gagal Dimanfaatkan Dolar AS, USDJPY Turun Menunggu Data AS

Must Read

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak...

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY terpantau mengalami penurunan dan menghapus kenaikan yang terjadi saat sesi Asia tadi pagi. Dolar AS melemah membawa pasangan menuju ke level paling rendah sesi Asia di sekitar level harga 109,40.

Beberapa waktu terakhir pasar sedang menerima kabar optimis seputar kesepakatan dagang tahap satu antara AS dan China. Namun sayangnya Dollar gagal untuk mengambil momentum tersebut dan hanya mampu melonjak ringan saat sesi Asia. Sayangnya saat sesi Eropa berlangsung, justru Yen Jepang mampu unggul di tengah berita positif perdagangan.

Penyebab utama Dolar AS melemah mungkin adalah adanya nada negatif yang terjadi di sekitar imbal hasil obligasi Treasury AS. Pasalnya yield tersebut juga merupakan tolak ukur sentimen risiko global sehingga penurunan yield menggambarkan penghindaran risiko sedang aktif. Padahal Dollar sudah berusaha dengan sekuat tenaga saat sesi Asia berlangsung untuk mencetak level yang lebih tinggi.

Tapi perlu diperhatikan bahwa kondisi negatif yang membuat Dolar AS melemah tidak akan bisa bertahan dengan lama di tengah adanya optimisme kesepakatan dagang AS dengan China. Sehingga penurunan USDJPY mungkin juga akan terbatas karena kurangnya katalis yang pasti. Optimisme perdagangan datang setelah pada hari Sabtu kemarin, Presiden Trump mengatakan bahwa akan memberikan tanda tangan perjanjian dagang segera mungkin.

Saat ini perdagangan di sekitar bursa ekuitas global juga tampak masih sepi sehingga harga cenderung tenang. Hal ini yang juga memberikan dampak pada Yen Jepang untuk tidak bergerak dengan liar. 

Selanjutnya para pelaku pasar dan investor bisa terus memperhatikan kepastian arah pergerakan pasangan USDJPY. Beberapa rilis data dari AS saat sesi Amerika berlangsung juga perlu diperhatikan seperti data mengenai pesanan barang tahan lama dan data lainnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS turut membawa mata uang EURUSD...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New...

Optimisme Inggris Gagal Membantu Pound, GBPUSD Tetap Turun Sepanjang Sesi Asia

Mata uang Poundsterling Inggris melemah sepanjang sesi Asia hari Selasa (13/4) ketika berhadapan melawan Dolar AS. Nilai Pound gagal lebih unggul dibandingkan...

Berita Pekan Ini, RBNZ dan Inflasi AS Akan Jadi Fokus Bersama Pidato Fed Powell dan PDB China

Pekan ini sepertinya menjadi saat-saat yang sibuk untuk kawasan Asia. Sementara itu beberapa wilayah lain ada beberapa data ekonomi yang bisa menjadi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -