>
Home / berita / Berita Harian Forex / Dolar AS Melemah Ketika Investor Bersiap Uutuk Pasar yang Bergejolak

Dolar AS Melemah Ketika Investor Bersiap Uutuk Pasar yang Bergejolak

Euro naik ke level tertinggi dalam 10 hari pada hari Senin (28/1) karena investor menjual dolar AS dan bersiap untuk pasar yang bergejolak. Sebelum pembicaraan perdagangan AS-Cina dan keputusan kebijakan Federal Reserve.

Investor fokus pada pertemuan Fed hari Rabu (30/1) ketika pembuat kebijakan diharapkan untuk memberi sinyal jeda dalam siklus pengetatan mereka dan untuk mengakui risiko yang meningkat terhadap ekonomi AS.

Itu bisa membebani dolar AS, yang telah jatuh 1 persen sejak akhir Desember, setelah menikmati dorongan dari kenaikan suku bunga sebanyak empat kalo dari The Fed pada 2018.

Pada hari Senin (28/1), dolar  melemah terhadap sebagian besar mata uang utama. Pedagang sedang menunggu berita dari pembicaraan AS-Cina pada hari Selasa (29/1) dan Rabu (30/1) untuk melihat apakah ekonomi terbesar di dunia itu dapat mencapai kompromi atas perdagangan.

“Kecuali jika ada gangguan dalam negosiasi, kami menduga lingkungan berisiko-positif dapat terus berlanjut – yang seharusnya mendukung mata uang negara berkembang dengan imbal hasil lebih tinggi terhadap dolar AS,” kata Chris Turner, kepala strategi valuta asing di ING di London.

Indeks dolar AS, ukuran nilainya versus enam mata uang utama lebih rendah pada 95,798, setelah jatuh 0,8 persen pada hari Jumat (25/1).

Kesepakatan pekan lalu untuk membuka kembali pemerintah AS untuk saat ini setelah penutupan yang berkepanjangan mengurangi permintaan investor untuk keamanan dolar AS.

“Arah umum untuk dolar masih turun dan pasar akan mengambil isyarat dari FOMC minggu ini,” kata Sim Moh Siong, ahli strategi mata uang di Bank of Singapore. “The Fed kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga stabil tahun ini, mengingat kondisi pertumbuhan ekonomi di luar AS”

About Wida Yodik

Check Also

pound

Data Penjualan yang Kuat Mendukung Pound Bergerak Lebih Tinggi

Pound naik tipis pada hari Jumat (15/2) karena data penjualan ritel Inggris yang kuat mengangkat …