Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Melemah Pasca Pengumuman Oleh Fed Batalnya Menaikkan Suku Bunga AS

Must Read

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum...

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish....

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Hari ini Kamis (31/1) terlihat Indeks Dolar AS sebagai pengukur greenback terhadap beberapa mata uang utama turun sebesar 0,20 persen menuju ke angka 95,25. Pelemahan Indeks ini juga mengindikasikan Dolar AS melemah saat diperdagangkan sesi kawasan Eropa. Sebelumnya Dolar AS sudah terpantau anjlok ketika ditutup pada sesi New York. Penyebab utamanya adalah laporan kesimpulan pertemuan pembahasan kebijakan Fed yang menghentikan kenaikan suku bunga dan menghapuskan rencana kenaikan bertahap.

Hasil dari pertemuan untuk membahas kebijakan, Fed menyatakan untuk tetap mempertahankan angka suku bunga AS. Selain itu ungkapan dovish juga disampaikan yaitu dihapusnya rencana untuk menaikkan suku bunga AS secara perlahan-lahan. Fed juga mengungkapkan untuk tidak melakukan perubahan kebijakan dan menahannya karena beberapa faktor seperti kondisi ekonomi global yang sedang melambat dan juga laju inflasi AS yang dinilai lambat. Hal ini membuat Dolar AS melemah seketika pasca laporan tersebut.

Dengan dirilisnya kesimpulan pertemuan membahas kebijakan tersebut membawa kepastian bagi para pelaku pasar dan investor. Banyak sekali yang masih bertanya-tanya apakah Fed akan jadi menaikkan suku bunga AS seperti yang diungkapkan sebelumnya. Karena saat ini kondisi perekonomian di AS sangat tidak mendukung dengan kenaikan suku bunga. Dampak dari ungkapan Fed ini menyebabkan saham AS mulai menguat tapi Dolar AS melemah. Penguatan ekuitas sangat baik sekali karena ungkapan Fed diberitakan setelah laporan keuangan dari Apple dan Boeing rilis.

Fokus utama pasar saat ini masih tertuju pada pembaruan mengenai negosiasi dagang AS-China yang sedang berlangsung sejak Rabu lalu di Washington. Hasil pertemuan dua negara dengan ekonomi terbesar ini sangat ditunggu-tunggu para pelaku pasar. Karena sentimen pasar sangat sensitif dengan berita-berita dari hubungan AS-China. Dampak paling buruk dapat membuat perlambatan pertumbuhan ekonomi global semakin parah

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum...

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 13 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -