Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat, Mata Uang Euro Menunggu Data Jerman Untuk Pergerakan Lanjutan

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Saat ini mata uang Euro terlihat lebih defensif terhadap Dolar AS mendekati rilis data mengenai kepercayaan konsumen gfk dari Jerman. Jika dilaporkan dengan hasil yang negatif, maka Euro bisa turun lebih panjang. Sebelumnya pasangan EURUSD mengalami penurunan cukup tajam sekitar 0,27 persen hari Selasa kemarin. Pasangan ini anjlok menuju ke level harga 1,1192 yang merupakan kawasan paling rendah sejak tanggal 2 April kemarin.

Faktor utama penurunan ini diperkirakan karena penguatan Dolar AS yang disebabkan oleh rilis data makro pada pekan lalu. Dengan data tersebut membuat harapan pasar cukup tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi AS ke depannya. Sehingga proyeksi laporan kuartal pertama bisa dikoreksi menuju ke positif.

Tapi penurunan lebih lanjut mata uang Euro menembus level harga 1,12 mungkin terbatas dan tidak akan bertahan lama. Karena pada spread yield obligasi mengalami penyempitan ruang gerak. Jarak antara yield oligasi AS dan Jerman mengalami penurunan tajam melebihi lima  poin menuju ke 253 poin yang berdampak cukup positif pada Euro. Perdagangan kemarin pasangan EURUSD ditutup pada level 1,1226.

Setelah mengalami pemulihan dari kawasan paling rendah di sekitar 1,12, secara analisa teknikal pasangan ini masih bisa turun lagi. Karena grafik skala 4 jam masih didominasi oleh trend bearish dengan pola bear. Penurunan mungkin akan mencoba menguji level harga 1,1176 yang merupakan support bulan Maret lalu.

Penguatan Dolar AS mungkin dapat lebih panjang mengingat saat ini terjadi perbedaan pada tingkat pertumbuhan Amerika Serikat dan Kawasan Eropa. Mata uang Euro juga masih beresiko defensif mendekati pemilihan umum. Jajak pendapat memperlihatkan bahwa warga Spanyol masih bimbang padahal sudah mendekati pemilihan umum.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -