Sunday, January 26, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat Menyeret NZDUSD Lebih Dalam

Must Read

Minyak Mentah Pulih Dari Terendah Setelah Ketegangan Timur Tengah Meningkat

Permintaan minyak mentah global terpantau mengalami kenaikan yang moderat dan memantul dari level paling rendah yang tercetak bulan November...

USDJPY Melonjak Mengabaikan Data Inflasi Jepang Yang Optimis

Pasangan mata uang USDJPY saat sesi Asia terlihat mengalami kenaikan yang cukup baik berusaha memulihkan diri dari penurunan yang...

Dolar AS Tertekan Setelah Penghindaran Risiko Menguasai Pedagang, USDJPY Merosot Ke Lembah Dua Pekan

Permintaan beli mata uang Yen Jepang terus meningkat beberapa waktu terakhir terhadap Dolar AS. Kondisi ini membawa pasangan USDJPY...

Pasangan mata uang Dolar New Zealand terhadap Dolar AS terlihat mengalami kegagalan untuk naik lebih tinggi. Pasangan ini pada akhirnya harus rela turun menuju ke level paling rendah dalam sepekan terakhir. Saat ini mungkin USD akan terus mendominasi pasangan dengan target penurunan selanjutnya di sekitar level harga 0,6400.

Dalam dua sesi dagang berturut-turut, pasangan ini terus bergerak dengan bias negatif selama hari Senin (19/8). Kondisi ini terus bertahan ketika pasar persisten dengan ketidakpastian kesepakatan dagang antara AS dengan China. Pasalnya hubungan kedua negara semakin tidak jelas setelah Presiden Trump memberikan komentar bahwa dirinya belum siap untuk membuat kesepakatan China.

Dolar AS juga mengalami penguatan cukup baik selama sesi dagang kawasan Eropa. Kondisi ini telah membuat penurunan pasangan NZDUSD yang mencapai sekitar 15 sampai 20 pips. USD terus menguasai pasangan walaupun sampai sekarang suasana risk-on menyelimuti pasar. Seharusnya dengan kondisi sentimen risiko yang baik mampu memberikan dorongan kepada Kiwi untuk mengalami penguatan-penguatan yang moderat.

Namun sayangnya mungkin penguatan Dolar AS yang menyeret NZDUSD lebih dalam akan terbatas. Hal ini disebabkan oleh para pelaku pasar dan investor yang masih memilih menahan diri untuk menempatkan dana dalam jumlah besar. Salah satu alasan yang membuat pasar menahan diri adalah mendekati pertemuan FOMC dan rilis risalah pertemuan tersebut. Selain itu pidato dari Ketua Fed pada momen Simposium Jackson Hole juga menjadi fokus.

Fokus pasar juga akan tertuju ke kabar terbaru mengenai perdagangan global dan juga dinamika perpolitikan. Pergerakan sentimen risiko pasar akan lebih berperan untuk menggerakkan pasangan ini. Karena sangat minim sekali rilis data ekonomi pada hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Pulih Dari Terendah Setelah Ketegangan Timur Tengah Meningkat

Permintaan minyak mentah global terpantau mengalami kenaikan yang moderat dan memantul dari level paling rendah yang tercetak bulan November...

USDJPY Melonjak Mengabaikan Data Inflasi Jepang Yang Optimis

Pasangan mata uang USDJPY saat sesi Asia terlihat mengalami kenaikan yang cukup baik berusaha memulihkan diri dari penurunan yang terjadi sebelumnya. USDJPY bullish meskipun...

Dolar AS Tertekan Setelah Penghindaran Risiko Menguasai Pedagang, USDJPY Merosot Ke Lembah Dua Pekan

Permintaan beli mata uang Yen Jepang terus meningkat beberapa waktu terakhir terhadap Dolar AS. Kondisi ini membawa pasangan USDJPY untuk turun lebih dalam menuju...

BoC Merevisi PDB Kanada, Pasangan USDCAD Hari Ini Melonjak Ke Puncak Empat Pekan

Perdagangan mata uang saat sesi Eropa berlangsung di hari Kamis ini (23/1) terlihat Dolar AS mampu mengungguli di atas Loonie. Keadaan ini membuat pasangan...

Kelompok Riset MIT Menyerukan Crypto sebagai Tempat Pengujian untuk CBDC

kelompok riset teknologi ledger dan crypto, Digital Currency Initiative, baru-baru ini menjelaskan bahwa mata uang digital bank sentral (CBDC) pada akhirnya akan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -