Friday, August 14, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat Menyeret NZDUSD Lebih Dalam

Must Read

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga...

Pasangan mata uang Dolar New Zealand terhadap Dolar AS terlihat mengalami kegagalan untuk naik lebih tinggi. Pasangan ini pada akhirnya harus rela turun menuju ke level paling rendah dalam sepekan terakhir. Saat ini mungkin USD akan terus mendominasi pasangan dengan target penurunan selanjutnya di sekitar level harga 0,6400.

Dalam dua sesi dagang berturut-turut, pasangan ini terus bergerak dengan bias negatif selama hari Senin (19/8). Kondisi ini terus bertahan ketika pasar persisten dengan ketidakpastian kesepakatan dagang antara AS dengan China. Pasalnya hubungan kedua negara semakin tidak jelas setelah Presiden Trump memberikan komentar bahwa dirinya belum siap untuk membuat kesepakatan China.

Dolar AS juga mengalami penguatan cukup baik selama sesi dagang kawasan Eropa. Kondisi ini telah membuat penurunan pasangan NZDUSD yang mencapai sekitar 15 sampai 20 pips. USD terus menguasai pasangan walaupun sampai sekarang suasana risk-on menyelimuti pasar. Seharusnya dengan kondisi sentimen risiko yang baik mampu memberikan dorongan kepada Kiwi untuk mengalami penguatan-penguatan yang moderat.

Namun sayangnya mungkin penguatan Dolar AS yang menyeret NZDUSD lebih dalam akan terbatas. Hal ini disebabkan oleh para pelaku pasar dan investor yang masih memilih menahan diri untuk menempatkan dana dalam jumlah besar. Salah satu alasan yang membuat pasar menahan diri adalah mendekati pertemuan FOMC dan rilis risalah pertemuan tersebut. Selain itu pidato dari Ketua Fed pada momen Simposium Jackson Hole juga menjadi fokus.

Fokus pasar juga akan tertuju ke kabar terbaru mengenai perdagangan global dan juga dinamika perpolitikan. Pergerakan sentimen risiko pasar akan lebih berperan untuk menggerakkan pasangan ini. Karena sangat minim sekali rilis data ekonomi pada hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana dari operasi minyak dan gas,...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga membawa pasangan GBPUSD untuk turun...

Emas Mempertahankan Kenaikan Mengambil Manfaat Penurunan Dolar AS

Sepanjang sesi perdagangan Asia hari Kamis ini (13/8) emas bullish lebih tinggi bangkit dari penurunan yang dicetak sebelumnya. Sayangnya setelah pulih, para...

AUDJPY Naik Setelah Data Pekerjaan Aussie Membaik Meski Arah Risiko Kurang Jelas

Permintaan mata uang Dolar Australia naik saat sesi Asia melawan Yen Jepang. Lonjakan permintaan ini berhasil membawa pasangan AUDJPY untuk terbang menuju...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -