Wednesday, October 28, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat, Saham Dow Jones Ambruk Di Tekan Kekhawatiran Hubungan AS-China

Must Read

EURUSD Bullish Naik, Mata Uang Euro Mengabaikan Kenaikan Kasus Benua Biru

Pasangan mata uang EURUSD bullish saat menjelang pembukaan pasar Eropa hari Selasa (27/10). Saat ini Euro berhasil...

GBPUSD Naik Ketika Meningkat Harapan Kesepakatan Brexit dan Nada Risk On

Mata uang Poundsterling Inggris naik menjelang pembukaan pasar Eropa hari melawan mata uang Dolar AS. Kenaikan mata...

AUDUSD Memperpanjang Kenaikan Meski Beberapa Masalah Membebani Dolar Australia

Pasangan mata uang AUDUSD naik lebih tinggi saat sesi awal Eropa hari Selasa (27/10). Penguatan permintaan terhadap...

Dolar AS menguat terlihat pada Indeks DXY yang menanjak sebesar 0,1 persen menuju ke angka 96,64. Penguatan ini terjadi ketika Dolar AS diperdagangkan di sesi kawasan Eropa hari Jumat (8/2). Di sisi lain indeks saham Dow Jones merosot sekitar 200 point di sesi perdagangan New York karena adanya kekhawatiran yang memuncak. Para pelaku pasar sangat khawatir dengan kondisi pertumbuhan ekonomi global dan juga negosiasi dagang AS-China yang sampai saat ini belum terdengar kabar terbarunya.

Kamis malam lalu memang Presiden AS Trump menyatakan tidak akan berbicara dengan Presiden China Jinping sampai jatuh deadline 1 Maret nanti. Padahal sejak awal negosiasi pertama, para pelaku pasar dan investor sangat menantikan komentar dari Trump atau juga Jinping mengenai hasil negosiasi mereka. Walaupun demikian kondisi Dolar AS menguat dan tidak begitu terpengaruh dengan sentimen pasar.

Sebelum pernyataan Trump tersebut, menurut penasehat ekonomi AS bahwa antara AS dengan China masih terlihat belum begitu jelas untuk menyepakati dalam masalah perdagangan mereka. Masih ada banyak sekali tahapan untuk menyatakan sepakat dalam perdagangan tertentu antara AS-China. Dampak paling buruk langsung dirasakan oleh saham-saham multinasional di AS yang memiliki nilai besar di global. Bahkan saham perusahaan Caterpillar juga ambruk akibat kabar ini.

Saat ini kondisi Dolar AS menguat seakan-akan sedang berada di atas angin terhadap beberapa mata uang lainnya. Pasalnya beberapa bank sentral menyatakan memangkas proyeksi mengenai ekonomi dan tingkat inflasi mereka sehingga menghasilkan nilai outlook yang rendah. Sedangkan Dolar AS masih tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan nilai outlook. Dolar AS masih bisa perkasa terhadap mata uang lainnya jika didukung dengan rilis data-data ekonomi yang cukup baik bagi perekonomian Amerika Serikat. 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

EURUSD Bullish Naik, Mata Uang Euro Mengabaikan Kenaikan Kasus Benua Biru

Pasangan mata uang EURUSD bullish saat menjelang pembukaan pasar Eropa hari Selasa (27/10). Saat ini Euro berhasil...

GBPUSD Naik Ketika Meningkat Harapan Kesepakatan Brexit dan Nada Risk On

Mata uang Poundsterling Inggris naik menjelang pembukaan pasar Eropa hari melawan mata uang Dolar AS. Kenaikan mata uang Inggris ini berhasil mengangkat...

AUDUSD Memperpanjang Kenaikan Meski Beberapa Masalah Membebani Dolar Australia

Pasangan mata uang AUDUSD naik lebih tinggi saat sesi awal Eropa hari Selasa (27/10). Penguatan permintaan terhadap mata uang Dolar Australia membantu...

Minyak Mentah Berusaha Bangkit Ketika Risk On Sedang Berlaku

Minyak mentah berjangka yang berada di WTI AS terus berusaha naik memperpanjang momentum pemulihannya. Minyak mentah hari ini berusaha bangkit dari titik...

Pounds Tetap Netral, Smakin Terlihat Tidak Mendapatkan Keuntungan dari Kesepakatan Brexit

Pounds netral pada hari Selasa dan analis percaya bahwa itu tidak akan banyak berubah meskipun Inggris dan Uni Eropa mencapai kesepakatan perdagangan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -