Thursday, July 16, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat, Saham Dow Jones Ambruk Di Tekan Kekhawatiran Hubungan AS-China

Must Read

Harga Minyak Mereda Setelah OPEC + Setuju untuk Mengurangi Pembatasan Output

Harga minyak turun pada hari Kamis setelah OPEC dan produsen lainnya termasuk Rusia sepakat untuk mengurangi rekor...

Pounds Merosot Dibawah $ 1,26 Karena Selera Risiko Berkurang

Pounds Inggris tergelincir pada Kamis karena penghindaran risiko melanda pasar, meningkatkan daya tarik safe-haven dolar AS karena...

Stellar Foundation Bergabung dengan Samsung untuk Integrasikan Ekosistem Blockchain-nya

Stellar Development Foundation (SDF) telah mengumumkan integrasi resmi ekosistem blockchain ke dalam Samsung Blockchain Keystore pada tanggal...

Dolar AS menguat terlihat pada Indeks DXY yang menanjak sebesar 0,1 persen menuju ke angka 96,64. Penguatan ini terjadi ketika Dolar AS diperdagangkan di sesi kawasan Eropa hari Jumat (8/2). Di sisi lain indeks saham Dow Jones merosot sekitar 200 point di sesi perdagangan New York karena adanya kekhawatiran yang memuncak. Para pelaku pasar sangat khawatir dengan kondisi pertumbuhan ekonomi global dan juga negosiasi dagang AS-China yang sampai saat ini belum terdengar kabar terbarunya.

Kamis malam lalu memang Presiden AS Trump menyatakan tidak akan berbicara dengan Presiden China Jinping sampai jatuh deadline 1 Maret nanti. Padahal sejak awal negosiasi pertama, para pelaku pasar dan investor sangat menantikan komentar dari Trump atau juga Jinping mengenai hasil negosiasi mereka. Walaupun demikian kondisi Dolar AS menguat dan tidak begitu terpengaruh dengan sentimen pasar.

Sebelum pernyataan Trump tersebut, menurut penasehat ekonomi AS bahwa antara AS dengan China masih terlihat belum begitu jelas untuk menyepakati dalam masalah perdagangan mereka. Masih ada banyak sekali tahapan untuk menyatakan sepakat dalam perdagangan tertentu antara AS-China. Dampak paling buruk langsung dirasakan oleh saham-saham multinasional di AS yang memiliki nilai besar di global. Bahkan saham perusahaan Caterpillar juga ambruk akibat kabar ini.

Saat ini kondisi Dolar AS menguat seakan-akan sedang berada di atas angin terhadap beberapa mata uang lainnya. Pasalnya beberapa bank sentral menyatakan memangkas proyeksi mengenai ekonomi dan tingkat inflasi mereka sehingga menghasilkan nilai outlook yang rendah. Sedangkan Dolar AS masih tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan nilai outlook. Dolar AS masih bisa perkasa terhadap mata uang lainnya jika didukung dengan rilis data-data ekonomi yang cukup baik bagi perekonomian Amerika Serikat. 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Mereda Setelah OPEC + Setuju untuk Mengurangi Pembatasan Output

Harga minyak turun pada hari Kamis setelah OPEC dan produsen lainnya termasuk Rusia sepakat untuk mengurangi rekor...

Pounds Merosot Dibawah $ 1,26 Karena Selera Risiko Berkurang

Pounds Inggris tergelincir pada Kamis karena penghindaran risiko melanda pasar, meningkatkan daya tarik safe-haven dolar AS karena data pertumbuhan China yang optimis...

Stellar Foundation Bergabung dengan Samsung untuk Integrasikan Ekosistem Blockchain-nya

Stellar Development Foundation (SDF) telah mengumumkan integrasi resmi ekosistem blockchain ke dalam Samsung Blockchain Keystore pada tanggal 15 Juli Integrasi ini bertujuan...

Komite CFTC akan Mengadakan Pertemuan Jarak Jauh tentang DLT dan Mata Uang Digital

Komite Penasihat Teknologi, atau TAC, sayap konsultatif teknologi CFTC, berencana untuk mengadakan pertemuan jarak jauh pada 16 Juli, membahas sejumlah pokok pembicaraan,...

Beijing: 140 Aplikasi Layanan Pemerintah Menggunakan Blockchain

Pemerintah Beijing akan merilis cetak biru aplikasi blockchain pertama pada layanan pemerintah di China hari ini, menurut berita lokal pada 15 Juli.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -