Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Menguat Seiring Pertemuan Perdagangan Tertutup Antara AS-China

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Dolar AS berhasil memulihkan beberapa kerugian sebelumnya pada hari Selasa (8/1) karena AS dan China mengakhiri pertemuan perdagangan dalam dua hari. Para pejabat dari kedua negara itu mengakhiri pembicaraan di Beijing, dengan para pedagang menunggu berita bahwa keduanya telah membuat kemajuan dalam mencapai kesepakatan.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,13% menjadi 95,35 pada pukul 09:40 GMT. Dolar AS menguat terhadap yen, dengan USD/JPY naik 0,13% menjadi 108,84.

Dolar AS merosot pada Jumat (4/1) setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan The Fed akan bertindak “cepat” jika kekhawatiran pasar lebih besar dari data ekonomi yang kuat.

Komentarnya membantu meyakinkan investor bahwa Fed tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini ketika pertumbuhan global melambat.

“The Fed sedang mendengarkan pasar dan telah mengakui tanda-tanda pasar yang berkedip,” kata Sim Moh Siong, ahli strategi mata uang di Bank of Singapore.

Inflasi AS sejauh ini telah berperilaku baik dan karenanya The Fed memiliki ruang untuk menghentikan siklus kenaikan suku bunga,” tambahnya.

Presiden AS Donald Trump juga diperkirakan akan memberikan pidato kenegaraanya pada hari Selasa (8/1) malam mengenai tembok perbatasan dan kebuntuan anggaran pemerintah.

Sementara itu, euro sedikit lebih rendah, dengan EUR/USD turun 0,16% menjadi 1,1458 karena dolar AS yang lebih tinggi. Sterling cenderung datar di tengah berlanjutnya tekanan Brexit, dengan GBP/USD di 1.2774.

AUD/USD turun 0,16% menjadi 0,7136 sementara NZD/USD tergelincir 0,11% menjadi 0,6742 dan USD/CAD kehilangan 0,21% menjadi 1,3266.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -