Wednesday, October 28, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar AS Naik Melawan Aussie, Ekspektasi Suku Bunga AS Tidak Naik Masih Membebani

Must Read

EURUSD Bullish Naik, Mata Uang Euro Mengabaikan Kenaikan Kasus Benua Biru

Pasangan mata uang EURUSD bullish saat menjelang pembukaan pasar Eropa hari Selasa (27/10). Saat ini Euro berhasil...

GBPUSD Naik Ketika Meningkat Harapan Kesepakatan Brexit dan Nada Risk On

Mata uang Poundsterling Inggris naik menjelang pembukaan pasar Eropa hari melawan mata uang Dolar AS. Kenaikan mata...

AUDUSD Memperpanjang Kenaikan Meski Beberapa Masalah Membebani Dolar Australia

Pasangan mata uang AUDUSD naik lebih tinggi saat sesi awal Eropa hari Selasa (27/10). Penguatan permintaan terhadap...

Hari ini mata uang Dolar AS naik dalam beberapa pasangan mata uang. Tapi sampai saat ini ekspektasi dari para pelaku pasar dan investor masih terus meningkat mengenai Fed yang tidak akan menaikkan lagi suku bunga AS untuk tahun 2019. Sehingga kenaikan pada Dolar AS diperkirakan tidak akan terlalu tajam. Karena masih ditahan oleh ekspektasi pasar tersebut.

Sementara itu disisi lain Dolar Australia dan juga Dolar Selandia Baru harus rela kalah melawan Dolar AS pada perdagangan hari ini. Pada sesi awal perdagangan kawasan Asia, pasangan AUDUSD harus rela turun sebesar 0,2 persen sedangkan NZDUSD turun sebesar 0,1 persen. Saat ini memang kedua mata uang tersebut tengah tertekan oleh Dolar AS naik, tapi pekan lalu justru sudah menang melawan Dolar AS setelah membaiknya sentimen resiko karena pembicaraan lanjutan antara AS-China.

Momentum pelemahan Dolar AS pekan lalu terlihat pada pasangan mata uang USDJPY. Pasangan ini turun sebesar 1,5 persen yang menunjukkan posisi Dolar AS yang tertekan dan merupakan penurunan dalam mingguan yang paling tajam semenjak bulan Januari 2017. Sebelum melemah, Dolar AS naik dan menjadi jawara melawan beberapa pasangan mata uang lainnya pada 2018 lalu. Bahkan greenback sempat naik sebesar 4,3 persen karena adanya kenaikan suku bunga AS.

Ekspektasi para pelaku pasar dan investor mengenai Fed yang tidak akan menaikkan kembali suku bunga AS tahun ini dikarenakan adanya kekhawatiran terjadi perlambatan pertumbuhan AS dan dunia. Selain itu data laju inflasi AS yang masih dapat dikontrol dan cenderung stabil mengindikasikan para pemegang jabatan di Fed akan berfikir ulang untuk menaikkan suku bunga AS kembali. Fed akan lebih bersabar untuk menetukan keputusan mengenai kenaikan suku bunga AS untuk tahun ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

EURUSD Bullish Naik, Mata Uang Euro Mengabaikan Kenaikan Kasus Benua Biru

Pasangan mata uang EURUSD bullish saat menjelang pembukaan pasar Eropa hari Selasa (27/10). Saat ini Euro berhasil...

GBPUSD Naik Ketika Meningkat Harapan Kesepakatan Brexit dan Nada Risk On

Mata uang Poundsterling Inggris naik menjelang pembukaan pasar Eropa hari melawan mata uang Dolar AS. Kenaikan mata uang Inggris ini berhasil mengangkat...

AUDUSD Memperpanjang Kenaikan Meski Beberapa Masalah Membebani Dolar Australia

Pasangan mata uang AUDUSD naik lebih tinggi saat sesi awal Eropa hari Selasa (27/10). Penguatan permintaan terhadap mata uang Dolar Australia membantu...

Minyak Mentah Berusaha Bangkit Ketika Risk On Sedang Berlaku

Minyak mentah berjangka yang berada di WTI AS terus berusaha naik memperpanjang momentum pemulihannya. Minyak mentah hari ini berusaha bangkit dari titik...

Pounds Tetap Netral, Smakin Terlihat Tidak Mendapatkan Keuntungan dari Kesepakatan Brexit

Pounds netral pada hari Selasa dan analis percaya bahwa itu tidak akan banyak berubah meskipun Inggris dan Uni Eropa mencapai kesepakatan perdagangan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -