Friday, December 6, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Gagal Mendaki Terbebani Hubungan Buruk Antara AS Dengan China

Must Read

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam.

Pasangan mata uang antara Dolar Australia dengan Dolar AS saat ini sedang dalam kondisi perdagangan yang menanjak ringan. Keadaan pasangan AUDUSD ini terus bertahan saat masa awal pekan perdagangan dan berada di sekitar paling tinggi dalam dua pekan terakhir yaitu di bawah level harga 0,6900.

Penguatan Dolar Australia hari ini merupakan aksi lebih lanjut dari penguatan pekan lalu. Aussie mengalami penguatan setelah sempat menyentuh kawasan paling rendah skala bulanan. Saat ini penguatan terus didorong oleh suasana pada Dolar AS yang cenderung lembek. USD tetap pada mode defensif di saat naiknya proyeksi pasar mengenai penurunan suku bunga oleh bank sentral AS.

Semantara itu pada Greenback sebagai pengukur kekuatan pada beberapa mata uang utama juga mengalami penurunan dari paling tinggi dua tahun terakhir. Bahkan data dari AS mengenai pesanan barang tahan lama yang mengecewakan turut mendorong greenback anjlok yang membuat pasar menilai bahwa AS telah kehilangan momentum penguatan. Data ini dilaporkan setelah rilis data mengenai manufaktur yang mengalami pelemahan dan menaikkan spekulai bahwa fed akan mulai mempertimbangkan kembali untuk menurunkan suku bunga.

Tapi secara umum tekanan pada Dolar Australia yang menghalanginya untuk menanjak datang dari hubungan dagang antara AS dengan China yang kembali memanas. Australia sendiri menjadi rekan utama China dalam bidang impor sehingga ekonomi China sangat mempengaruhi Australia. Terlebih lagi setelah Trump memberikan komentarnya bahwa AS saat ini belum siap untuk membuat sebuah kesepakatan dagang dengan China. Hal ini sangat berdampak buruk dan menaikkan kesimpulan bahwa pembicaraan AS dengan China tidak mencapai kesepakatan akhir. Untuk perdagangan ke depan akan lebih bijak jika menunggu momentum kenaikan yang cukup kuat sebagai konfirmasi.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan untuk memberi penghargaan kepada komunitas...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam. Seperti yang dilaporkan Bloomberg pada...

UE Tak Akan Membiarkan Stablecoin Masuk Pasar Sampai Risiko Diatasi

Tidak ada proyek stablecoin global yang akan mulai beroperasi di Uni Eropa (UE) sampai risiko terkait dengan kedaulatan moneter ditangani, menurut otoritas...

Dolar AS dalam Penurunan Mingguan karena Ketegangan Data dan Perdagangan

Dolar AS mengalami kerugian selama satu minggu pada awal hari ini, dilanda kegelisahan pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi AS, sementara...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -